Prananda Surya Paloh Ajak Milenial Tangkal Hoax Guna Menangkan Jokowi

sentralberita|Jakarta~Ke Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh mengajak kaum milenial untuk menangkal berita-berita hoax yang mengarah kepada Presiden Jokowi. 

Pernyataan tersebut ia ungkapkan saat menjadi juru kampanye akbar rapat umum NasDem di Lapangan Kilongan Luwuk Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng). 

“Kita harus waspada dan melawan berita-berita hoax, itu tugas pemuda Sulteng. Saya juga berharap para pemuda Sulteng pilih Jokowi dan NasDem,” tutur Prananda di Banggai, Sulteng, Selasa (26/3). 

Berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT), jumlah pemilih muda usia di bawah 40 tahun di kabupaten Banggai mencapai 1,4 juta pemilih. Berdasarkan data tersebut, Prananda menilai penting bagi pemuda Sulteng untuk menangkal hoax agar bisa memenangkan Jokowi. 

“Begitu banyaknya fitnah yang menyerang Jokowi. Untuk itu saya sangat butuh pemuda di sini untuk memenangkan Jokowi dan NasDem,” lanjutnya

Prananda melanjutkan, dirinya mengenal betul sosok Presiden Jokowi. Menurutnya Jokowi merupakan Presiden Indonesia yang memiliki sosok bersahaja dan sederhana. Jokowi juga dikatakannya merupakan tokoh penting bagi kemajuan pembangunan di Indonesia. 

“Kita tidak mau dan tidak rela pemimpin republik ini diserahkan kepada yang tidak tulus dan tidak pro rakyat,” tegas Prananda. 

Dalam kesempatan yang sama, Prananda juga berpesan agar masyarakat Sulteng khususnya para pemuda juga memenangkan para caleg NasDem di Dapil Sulteng. Prananda menilai Sulteng merupakan basis suara yang bagus untuk NasDem.

“Kita titipkan juga suara kita untuk Ahmad Ali. Sulteng wajib pilih Ahmad Ali dan teman-teman NasDem semua,” ujarnya. 

Di Sulteng, NasDem menargetkan sebagai partai pemenang dengan target minimal 2 kursi DPR-RI serta meraih kursi pimpinan untuk tingkat DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota se-Sulteng. Adapun daftar caleg-caleg NasDem di Sulteng selain Ahmad Ali yaitu Rusdy Mastura, Habsa Yanti Ponulele, Fatimah Ahmad, I Gusti Putu Artha, Tirta Lamadjido, dan Moh Amin. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.