Koperindag Pamer Sudah Bangun 11 Pasar Tradisional di Asahan
Sentralberita – Asahan | Sedikitnya sudah 11 pasar tradisional dibangun di Kabupaten Asahan dan rencananya untuk tahun 2017 akan dibangun dua pasar tradisional masing – masing satu unit di desa Rawang Panca Arga dan desa Lubuk Palas.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperindag Drs Suprianto MPd pada acara halal bi halal Bupati Asahan dengan pedagang pasar Bhakti Kisaran, Kamis (6/7), Koperindag sudah membangun 11 unit pasar tradisional dan rencananya pada tahun ini akan dibangun dua unit pasar tradisional di desa Rawang dan desa Lubuk Palas, beber Suprianto.
Selain sudah membangun sejumlah pasar tradisional yang tersebar di Kabupaten Asahan, Koperinag pertengahan offtimis akan mampu memenuhi target Pendapat Asli Daerahmp (PAD) mengingat hingga pertengan tahun pihaknya sudah berhasil mendapatkan pemasukan sebesar Rp.500 juta dari target Rp.900 juta pada tahun 2017, kata Suprianto.
Masih kata Suprianto, pasar Bhakti akan dijadikan satu – satunya di Kabupaten Asahan yang tertib ukur dan pihaknya akan menempatkan timbangan standart di pasar ini, ” tertib ukur atau tidak menipu timbangan barang sehingga konsumen tidak akan tertipu ” tambahnya.
Ditempat yang sama H Nazib salah seorang tokoh masyarakat mengatakan, pemerintah Kabupaten Asahan harus tegas dalam mengatasi persoalan pasar yang ada di kota Kisaran, khusus yang bukan tempat berjualan seperti badan jalan yang habis digunakan pedagang untuk berjualan, ” sebagian badan jalan di Jalan Panglima Polem, Jalan H Misbah dan Jalan Veteran saat ini sudah dikuasai pedagang dan dimana hak pengguna jalan “, ujarnya.
Masih menurut Nazib, persoalan itu sebenarnya urusan gampang jika pemerintah menggerakan prangkatnya seperti Sat Pol PP dan bilah tidak mampu mengurusi hal demikian seharusnya dicopot saja pejabatnya, pungkas Nazib.(SB/susilawadi)
Pasar tradisional (F/SB.dok)

Pingback: Sylfirm ราคา