Ops Ramadniya Toba 2017 di Asahan, Kapolres: Angka Kecekaan di Asahan Menurun

Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga.

Sentralberita – Asahan | Sedikitnya telah terjadi sembilan kali kecelakaan lalu lintas di jalan raya selama berlangsungnya Ops RamadniyaToba 2017, jumlah itu lebih kecil jika dibandingkan dengan Ops Ramadniya Toba 2016.

Hal itu dijelaskan Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga saat dikonfirmasi Sentralberita.com, Rabu (5/7) melalui selulernya, jika dibanding dengan tahun lalu, angka kecelakaan pada tahun ini menurun, ” sembilan kali kecelakaan menyebabkan tiga orang meninggal dunia (MD), satu luka berat (LB) , 14 luka ringan (LR) dan kerugian materi sekitar Rp.5 juta ” bebernya.

Sementara angka kecelakaan pada Ops Ramadniya Toba 2016, jumlah kecelakaan mencapai 18 kali kecelakaan dengan perincian empat orang meninggal dunia (MD), 15 orang luka berat (LB) , 31 luka ringan (LR) dan kerugian materi mencapai Rp.77 juta, tambahnya.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama Petugas Cleaning Service Pemprov Sumut, Pj Gubernur : Kalian Garda Terdepan Menjaga Kebersihan

Turunnya angka kecelakaan pada Ops Ramadniya tidak terlepas dari keberhasilan pihaknya menyadarkan para pengguna jalan raya dan khususnya pemudik yang melintasi wilayah hukum Polres Asahan, ” pemudik yang melintas tahun ini jauh lebih tertib sehingga angka kecelakaan dapat ditekan dan korban meninggal dunia bukan pemudik melainkan penduduk lokal ” tegasnya.

Kami berharap pengendara kendaraan bermotor bisa lebih meningkatkan kesadaran dalam berkendaraan di jalan raya, akibat kurang hati – hati bisa menyebabkan kecelakaan yang berakibat patal bagi dirinya sendiri dan orang lain, himbaunya.(SB/susilawadi)

Tinggalkan Balasan