Surplus Beras Sebesar 1.171.355 Ton, Sumut Kata Gubsu Miliki Potensi Besar Tanaman Pangan dan Hortikultura

Sentralberita| Langkat~ Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi menyampaikan, berdasarkan angka sementara (asem), produksi padi Sumut tahun 2016 mencapai 4.610.097 ton atau naik 565.265 ton dibandingkan tahun 2015 sebanyak 4.044.832 ton. Pencapaian itu merupakan yang tertinggi selama 12 tahun terakhir dan membuat Sumut surplus beras sebesar 1.171.355 ton

 Gubsu menyebutkan dengan produksi yang meningkat, daya beli petani Sumut juga semakin naik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, pada September 201 Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 100,79 atau naik 1,50 persen dibandingkan Agustus 2016.

Ini merupakan kenaikan NTP itu tertinggi di Indonesia.  Sumut, memiliki potensi besar dalam pembangunan pertanian terutama tanaman pangan dan hortikultura, katanya saat pembangunan  Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) di Desa Namukur Utara, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Jumat (10/02/2017).

Lebih lanjut dikatakannya pada periode tanam Otober 2016-Maret 2017 Provinsi Sumut menargetkan luas tambah tanam padi sebesar 523.041 Hektar dan telah mencapai realisasi sebesar 377.645 hektar atau 72,29 persen. Untuk Komoditi jagung dari target 163,743 Hektar terealisasi sebesar 141.912 hektar atau sebesar 86,67 persen. Sedangkan pada Komoditi kedelai dari target sebesar 7.351 hektar terealisasi tambahan tanam sebesar 1.051 hektar atau 14,30 persen.

Pemprovsu melalui APBD mengalokasikan anggaran sebesar Rp169 miliar untuk Dinas Tanaman pangan dan Hortikultura. Alokasi ini merupakan alokasi anggaran tertinggi untuk sektor tanaman pangan dan hortikultura di Provinsi Sumut. Kita juga memberikan reward kepada daerah yang mampu mempertahankan lahan pertaniannya,”ujar pungkasnya. (SB/o1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.