PDAM Tirtanadi Refleksi dan Rencana 2017 Bersama Pokja Wartawan

Direksi PDAM dan Pokja wartawan PDAM Tirtanadi foto bersama usai melakukan refleksi 2016 dan rencana kerja 2017, Kamis (foto-ist)
Direksi PDAM dan Pokja wartawan PDAM Tirtanadi foto bersama usai melakukan refleksi 2016 dan rencana kerja 2017, Kamis (foto-ist)

Sentralberita| Medan~ Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi melakukan silaturrahmi antara  Direksi PDAM Tirtandi dengan Pokja wartawan PDAM Tirtanadi, Kamis (5/1/2016) di kantor tersebut dengan agenda kegiatan refleksi 2016 dan rencana kerja 2017.

Dihadiri jajaran Direksi yakni Direktur Utama Sutedi Raharjo, ST, Direktur Air Minum Ir Delviandri, M.Si, Direktur Administrasi dan Keuangan, Direktur Air Limbah Ir Heri Batangari, M.Si dan  para staf PDAM Tirtanadi.

Mengawali silaturrrami , ketua Pokja Wartawan PDAM Tirtanadi Zulmedi menyambut baik kegiatan, selain untuk mempererat hubungan kemitraaan, juga terbangun komunikasi dan informasi melalui diskusi yang saling menguntungkan kedua belah pihak dalam rangka perbaikan dan pengembangan PDAM Tirtandi ke depan dan diharapkannya kegiatan bisa berkelanjutan.

Sutedi Rahajo merasa bangga bisa melakukan pertemuan secara terbuka dengan kalangan wartawan. Menurutnya, Pokja Wartawan sebagai duta untuk mempublikasikan ke masyarakat berbagai kegiatan yang dilakukan PDAM Tirtanadi.

Dalam  refleksi yang dpandu Anuar Herdi (Portibi), Sutedi menyampaikan kegiatan yang telah dilasanakan PDAM Tirtanadi selama tahun2016 antara lain penyelesaian penambahan IPA Sunggal kapasitas 500 l/d baru dan 200 l/d  uprating pada13/02/2016,  penyeleaian pembangunan IPA Martubung kap 200 l/d pada bulan Oktober 2015, ehab filter 1 kapasitas 400 l/d ipa Sunggal (existing lama), rehab filter 3 kapasitas 400 l/d ipa Sunggal (existing lama), rehab filter 6 kapsitas 70 l/d ipa limau manis, rehab filter 4 kapasitas 70 l/d ipa limau manis,  penambahan pompa RWP IPA  Deli tua kap. 350 l/d pemasangan pipa dia 200 mm sepanjang 760 meter kawasan letda sujono untuk peningkatan pelayanan cab hm Yamin pembangunan sumur bor jl periwi kap 10 l/d cab hm yamin.

Semnetara rencana bisnis tahun 2017,  pembangunan ipa denai kapasitas 240 l/d (cab. Medan Denai), pembangunan IPA Belumai 2 dengan kap 400 l/d (cab. Medan Denai, cab. Medan Amplas dan cab.hm yamin),  pembangunan IPA  Pancur batu kap 40 l/d (cab. Padang Bulan),. penambahan pipa 400 mm jalur Hamparan Perak dalam optimalisasi pelayanan daerah marelan dan sekitarnya,  pembangunan sumur bor merica raya kap 10 l/d (cab. Padang Bulan), rehab filter 2 (unit) ipa limau manis dengan kap 70 l/d,  rehab filter 2 dengan kap 400 l/det ipa sunggal,. penggantian genset 1500 kva ipa Sunggal, pemasangan cube settler clearator 4 IPA Sunggal, pembangunan iplt di cabang Cemara dan  pengembangan jaringan limbah msmhp lanjutan.

Sutedi juga menyampaikan p PDAM  Tirtanadi di tetapkan penyertaan modal Pemprovsu sebesar 400 milyar yang sudah terealisasi sebesar rp. 326.777.259.903,- sisa penyertaan modal yang belum terealisasi

rp.73.222.740.097 dan telah disahkan DPRD Sumut perdanya. Hal yang sama juga Perda pengeloaan air limbah domestik telah disahkan DPRD Medan.

Kegiatannya merupakan prom kerja PDAM Tertanadi tahun 2017 ini. Penyertaan modal dan penghapusan hutang sangat besar artinya bagi penambahan produksi air dalam rangka percepatan air minum, air kotor dan lambat. Sementara disahkannya perda tata kelola limbah memberikan mpenataan limbah rumah-rumah penduduk dan lingkungan akan lebih tertata dengan baik.

Medan, kata  Sutedi belum punya instalasi limbah. PDAM Tertandi mendatang ini berkeinginan membuat instalasi limbah ninja. “Kita mengapresiasi Pemko Medan dan DPRD Medan yang telah membuat dan menyetujui Perda Limbah Domestik,” ujar Sutedi.

Menyangkut pelayanan dan kualitas air yang banyak menjadi pertanyaan, Sutedi  akan membenahinya secara tanggap dan cepat terhadap keluhan.

Saat ini manajemen secara online telah melakukan kerjanya seperti pembayaran, penyampaian keluhan dan lain sebagainya.Dia meminta kepada masyarakat jika ada petugas perseorangan yang melakukan penagihan, hal tersebut tidak resmi dan tak pernah direkoemendasi pembayaran kepada perseorangan. (SB/01)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.