Gubsu: Lansia Hadapi Tiga Aspek Mendasar

gub2Medan,(Sentralberita) – Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi mengatakan para orang tua lanjut usia (Lansia) masih memiliki potensi besar untuk pembangunan Sumut, misalnya dalam pemikiran-pemikiran mereka juga tak sedikit menghasilkan karya. Hal itu dikatakannya pada sambutannya di acara peringatan hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Provsu, di aula Martabe Rabu (31/8).

Hadir pada acara tersebut anggota DPRD Sumut Syahrul Kodri, Ketua Lembaga Lansia Sumut Drs H Darmono, SekdaProvsu. Hasban Ritonga serta sejumlah organisasi lainnya.

Kendati peringatan HLUN dilaksanakan di Pemerintah Provsu terlambat, Gubsu yakin perayaan kali ini tidak mengurangi makna dari kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini, “Secara nasional perayaan itu pada tanggal 29 Mei 2016 lalu, tapi berbagai hal kita baru merayakan hari ini,”paparnya.

Untu itu Gubsu mengajak untuk tetap bersyukur bersama karena Lansia mempunyai hak yang sama dalam kehidypan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, berdasarkan tugas dan tanggungjawab pemerintah sebagaimana ditegaskan dalam UU no 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan Lansia. “Pemerintah bertugas mengarahkan membimbing dan menciptakan suasana yang menunjjang bagi terlaksanakannya upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia.”jelasnya.

Gubsu juga menjelaskan ada 3 aspek mendasar yang dihadapi Lansia yang menjadi perhatian semua yakni aspek biologis karena terjadi penurunan fisik secara draktis, aspek ekonomi sebab terdapat penurunan dan kehilangan pendapatan karena penurunan produktivitas serta aspek sosiologis berkurangnya peran sosial ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Untuk itu Gubsu juga mengajak masyarakat yang memiliki orang tua agar para lansia tetap dihormati dan dijaga. Karena bila lansia bahagia maka mereka bisa mengisi kehidupan dengan bahagia bahkan tak sedikit tenaga dan pikirannya bisa kita manfaatkan untuk pembangunan,”Seperti pepatah inggris yang artinya “prajurit tidak pernah mati” jelasnya.

Sementara Ketua Lansia Drs H Darmono mengatakan upaya meningkatkan kesejahteraan Lansia merupakan usaha mulia yang sangat dirihoi Tuhan YME.  “Tidak mudah itu bukan sesuatu yang tidak mungkin dilaksanakan setiap orang pada dasarnya berkeinginan sampai disana menjadi Lansia,”paparnya

Mengingat para Lansia juga masih memiliki pengamalan, keahlian dan kearifan perlu  diberikan kesempatan berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara dengan semboyan “Tua Berguna dan Berkualitas”

Pada kesempatan itu Pemprovsu memberi bantuan  kelompok usaha bersama (kube) yaitu Kube Bersinar, Kube Madani, Kube Semangat, Kube indra sei bamban, Kube  Az-zahra, dan Kube Sebening Hati

Selain itu juga bantuan kursi roda  Hj Nurdahlena Siregar, Mesteria Mahulae,  dan Rokim ( pengsiun PNS AU dari PWRI Sumut) dan Ruhlatiah. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.