1 dari 2 Bajing Loncat Ditembak Polisi Karena Melawan

sentralbeita|Medan~ Timsus Unit Reskrim Polsek Percut Seituan berhasil mengungkap bajing loncat, Kamis kemarin. Satu dari dua pelaku ditembak polisi.

Brinisial JS alias Anjas,39,warga Jalan Asrama, Kampung Kristen, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri, serta melawan petugas saat akan ditangkap tidak jauh dari kediamannya.

Sedangkan seorang rekan tersangka berinisial Ri alias Dicky masih dalam pengejaran petugas.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo mengatakan, terungkapnya komplotan bajing loncat ini berawal dari personel Polsek Percut Seituan yang mendapatkan informasi berita viral di Medsos berupa video kejadian pencurian dengan pemberatan dengan modus sebagai bajing loncat yang terjadi, Rabu (25/12/ 2019) sekira pukul 12.30 WIB di Jalan Pancing /Wiliam Iskandar, Kota Medan yang dilakukan oleh dua orang pria menggunakan sepedamotor.

“Kita lakukan penyelidikan untuk mencari korbannya. Pada Senin (30/12/2020) kita pun mengetahui kalau korban yang ada di dalam video tersebut bernama Syafruddin Lubis (42) yang tinggal di Jalan Pukat I, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan dan barang yang diambil oleh tersangka berupa 1 goni berisikan baju parasut jaket hujan, “terang Kompol Aris, Jumat (10/01/2020).

Kemudian korban pun membuat pengaduan ke Polsek Percut Seituan dengan Laporan polisi No : LP /3176/ XII/ 2019/SPKT PERCUT. tgl 30 Desember 2019.

Kemudian Timsus Unit Reskrim Polsek Percut Seituan pun melakukan penyelidikan hingga akhirnya, Kamis (09/01/ 2020) sekira pukul 19.00 WIB keberadaan tersangka JS alias Anjas diketahui sedang berada di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Asrama, Kampung Kristen, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

“Begitu melihat tersangka petugas langsung menangkapnya. Saat diinterogasi tersangka ini mengaku ketika beraksi sebagai bajing loncat dan melakukan pencurian barang milik korban berupa satu karung pakaian jenis parasut hujan dengan cara merusak penutup terpal dengan menggunakan pisau sangkur sembari mengendarai sepedamotor metic bersama dengan Ri alias Dicky yang sampai sekarang masih menjadi DPO, “beber Aris.(SB/01)

Comments