427, 8 Ribu Nasabah di Sumut dan Aceh, Pegadaian Medan Gencarkan Penggunaan Tring

sentralberita|Medan~PT Pegadaian Kanwil I Medan menyelenggarakan kegiatan Media Gathering bersama pimpinan redaksi dan jurnalis, Rabu (12/8/2026) di Hotel Karibia di Medan dengan dihadiri Pemimpin Wilayah, Yohanis Wulang, Deputy Operasional Kanwil I Medan, Wawan Triadi , Deputy Bisnis Area Medan 1 dan Deputy Bisnis Medan 2, Heri Susianto.

Yohanis Wulang dalam sambutanya menyampaikan, tujuan Kegiatan untuk memperkuat sinergi dengan media/jurnalis, memperluas literasi keuangan, serta menyampaikan pembaruan informasi layanan seperti sosialisasi aplikasi digital dan investasi emas.

“Kita laksanakan bersama media/jurnalis, selain menjalin silaturrahmi, kita juga memandang sangat penting publikasi dari para jurnalis penyebaran informasi berbagai program Pegadaan dan kegiatan yang telah akan dilaksanakan tanpa publikasi,”ujarnya.

Dalam sambutannya yang diiringi tanggapan dari sejumlah jurnalis, Yohanis Wulang menegaskan, variasi produk Pegadaian kini semakin lengkap sehingga memudahkan masyarakat mengakses layanan pembiayaan maupun investasi.

Sambil mengungkapkan, emas lebih tepat diposisikan sebagai instrumen investasi jangka panjang untuk menjaga dan mengembangkan aset, bukan sekadar komoditas jangka pendek, PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan, katanya saat ini menggencarkan penggunaan aplikasi Pegadaian Tring guna mempermudah akses layanan bagi nasabah, termasuk dalam transaksi digital.

Aplikasi Pegadaian Tring

“Tring untuk mempermudah layanan secara digital bagi segala lapisan masyarakat dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan,” ujarnya seraya menjelaskan, sistem keamanan aplikasi Tring terus diperkuat untuk meminimalkan risiko pembobolan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Namun, ia mengingatkan nasabah tetap harus menjaga keamanan data pribadi, seperti kata sandi dan kode OTP. Pegadaian tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat kelalaian nasabah dalam memberikan data tersebut kepada pihak lain.

“Untuk itu, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak memberikan kata sandi secara sembarangan, walaupun kepada pegawai Pegadaian,” tuturnya.

Pegadaian mencatat jumlah nasabah Tring di Aceh dan Sumatera Utara mencapai 427, 8 ribu dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,90 juta kali. Sementara itu, jumlah nasabah aktif mencapai 1,79 juta atau meningkat 36,3 persen secara tahunan.

Adapun jumlah nasabah tabungan emas tercatat 663 ribu  pada data PT Pegadaian Regional Medan per Agustus 2026 dan nasabah pembiayaan sebanyak 1,12 juta.

“Kami berharap dengan adanya Tring dan peningkatan layanan Pegadaian, nasabah dapat menginstal aplikasi tersebut sehingga semakin mudah mengakses layanan,” ujarnya.

Ia juga memastikan setiap kendala yang terjadi pada aplikasi Tring akan segera direspons agar pelayanan kepada nasabah tetap berjalan dengan baik.

Yohanis mengatakan sistem keamanan aplikasi Tring terus diperkuat untuk meminimalkan risiko pembobolan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Namun, ia mengingatkan nasabah tetap harus menjaga keamanan data pribadi, seperti kata sandi dan kode OTP. Pegadaian tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat kelalaian nasabah dalam memberikan data tersebut kepada pihak lain.

“Untuk itu, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak memberikan kata sandi secara sembarangan, walaupun kepada pegawai Pegadaian,” tuturnya.

Ia mengatakan variasi produk Pegadaian kini semakin lengkap sehingga memudahkan masyarakat mengakses layanan pembiayaan maupun investasi.

Pegadaian mencatat jumlah nasabah Tring di Aceh dan Sumatera Utara mencapai 427,8 ribu dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,90 juta kali. Sementara itu, jumlah nasabah aktif mencapai 1,79 juta atau meningkat 36,3 persen secara tahunan.

Adapun jumlah nasabah tabungan emas tercatat 663 ribu orang tercatat pada data PT Pegadaian Regional Medan per Agustus 2026 dan nasabah pembiayaan sebanyak 1,12 juta.

“Kami berharap dengan adanya Tring dan peningkatan layanan Pegadaian, nasabah dapat menginstal aplikasi tersebut sehingga semakin mudah mengakses layanan,” ujarnya.

Terkait tren harga emas yang sempat mengalami penurunan, Yohanis mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk berinvestasi emas.

Ia juga memastikan setiap kendala yang terjadi pada aplikasi Tring akan segera direspons agar pelayanan kepada nasabah tetap berjalan dengan baik.(SB/Husni Lubis)

-->