Posisi Pj Sekda Medan Erfin Beban Berat Bersihkan Birokrasi

sentralberita|Medan~Anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat Ahmad Afandi Harahap menilai, posisi Pj Sekda yang kini dipercayakan kepada Erfin membawa beban pekerjaan yang tidak ringan.

Menurut Afandi, percepatan pelantikan Erfin dari Plh menjadi Pj Sekda harus dibaca sebagai adanya kebutuhan untuk memperkuat kendali dan koordinasi pemerintahan di lingkungan Pemko Medan.

“Begitu dilantik menjadi Pj Sekda, beban berat sudah ada di depan mata Erfin. Ini bukan sekadar persoalan pergantian jabatan. Ada ekspektasi besar agar dia mampu membenahi persoalan birokrasi dan administrasi yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah Pemko Medan,” ujar Afandi. Selasa (11/8/2026) di Gedung Dewan.

Ia mengatakan, Sekda memiliki posisi strategis dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, Pj Sekda tidak boleh hanya berfungsi sebagai administrator yang menerima laporan dari bawahannya.

Erfin, kata Afandi, harus mampu membaca persoalan secara utuh, mulai dari kinerja aparatur, disiplin, koordinasi antar-OPD, kualitas pelayanan publik hingga kepatuhan terhadap aturan.

Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik belum sepenuhnya terlihat dalam praktik birokrasi di lingkungan Pemko Medan. Karena itu, Afandi menilai persoalan kinerja aparatur tidak boleh dipandang sebelah mata.

Dengan jabatan barunya sebagai Pj Sekda, Afandi berharap Erfin mampu menjadi penggerak utama dalam melakukan pembenahan internal birokrasi Pemko Medan.

Ia meminta Erfin tidak ragu melakukan evaluasi terhadap pejabat yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal.

Langkah awal dapat dilakukan melalui evaluasi, pembinaan, pemberian target kerja yang jelas dan pengawasan. Namun, jika setelah diberikan kesempatan untuk memperbaiki kinerja ternyata tidak ada perubahan, maka tindakan tegas harus dilakukan sesuai aturan.(SB/01)

 

 

 

-->