Disperpusip Sumut Padukan Buku Cetak dan Perpustakaan Digital di PRSU

sentralberita | Medan ~ Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Provinsi Sumatera Utara menghadirkan konsep literasi yang memadukan koleksi buku cetak dengan layanan perpustakaan digital pada stan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Langkah ini dilakukan untuk memberikan pilihan yang lebih luas kepada masyarakat dalam mengakses bahan bacaan di tengah perkembangan teknologi informasi.

Stan berbentuk mobil perpustakaan yang dipenuhi ratusan koleksi buku menjadi salah satu daya tarik pengunjung. Selain menyediakan buku fisik, Disperpusip Sumut juga memperkenalkan layanan perpustakaan digital yang dapat diakses masyarakat melalui perangkat elektronik.

Pengelola Teknologi Informasi Disperpusip Sumut, Rahman, mengatakan perpustakaan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai pusat literasi.

“Di stan ini kami menyediakan buku fisik sekaligus layanan baca digital. Jadi masyarakat bebas memilih cara membaca yang mereka sukai. Kami ingin menunjukkan bahwa perpustakaan juga terus mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan buku cetak,” kata Rahman didampingi rekannya, Adel, di arena PRSU, Rabu (8/7).

Menurut Rahman, hingga pertengahan pelaksanaan PRSU, sekitar 50 pengunjung telah mengunjungi stan tersebut. Sebagian besar memanfaatkan fasilitas membaca buku, sementara lainnya berkonsultasi mengenai layanan perpustakaan digital dan keanggotaan perpustakaan.

Ia menyebut buku-buku bertema kesehatan dan novel menjadi koleksi yang paling banyak diminati pengunjung. Selain membaca, stan Disperpusip Sumut juga menyediakan layanan face painting sebagai daya tarik bagi anak-anak dan keluarga yang datang ke PRSU.

Sementara itu, Pengelola Arsip Disperpusip Sumut, Adel, mengatakan sebagian besar pengunjung masih menyukai sensasi membaca buku fisik karena dinilai lebih nyaman dan membuat pembaca lebih fokus.

“Banyak pengunjung merasa membaca buku fisik memberikan pengalaman yang berbeda. Namun kami juga menyediakan layanan baca digital dengan berbagai pilihan judul agar masyarakat memiliki alternatif sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Adel menambahkan, Disperpusip Sumut saat ini memiliki sekitar 105.000 judul koleksi buku dengan ribuan eksemplar. Selain itu, perpustakaan juga menjalin kerja sama dengan sejumlah negara di Asia Tenggara dalam penyediaan berbagai sumber informasi dan referensi.

Melalui stan literasi di PRSU ke-50, Disperpusip Sumut berharap masyarakat semakin gemar membaca serta mengenal berbagai layanan perpustakaan modern, termasuk aplikasi iPusda Sumut, yang melengkapi keberadaan koleksi buku cetak di Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Utara di Jalan Brigjen Katamso, Medan.01/red

-->