Bupati Sergai Apresiasi Pembangunan Gedung Suluk PPITTNI, Siap Dukung hingga Rampung
sentralberita | Sergai ~Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya meletakkan batu pertama pembangunan gedung suluk (Pelatihan Rohani) Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsabandiyah Indonesia (PPITTNI) cabang Sumatera Utara asuhan Buya Syekh Muhammad Rasyidsyah Fandi, bertempat di Dusun V Desa Pergulaan Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa 30 Juni 2026.
Gedung Suluk yang direncanakan akan dibangun di tanah wakaf keluarga besar almarhum Sutrisno dengan anggaran dana berasal dari gotong royong jamaah Naqsyabandiyah.
Ketua DPW PPITTNI Sumatera Utara Zulham Nasution mengatakan bahwa dengan estimasi biaya pembangunan mencapai sekitar Rp1,25 miliar, panitia meyakini proyek tersebut dapat diselesaikan berkat dukungan para anggota dan jamaah.
“Alhamdulillah, pembangunan ini bisa berjalan berkat semangat, pengorbanan tenaga, pikiran, dan harta dari para anggota. Kami yakin semua ini merupakan karunia Allah SWT,” ujarnya.
Panitia berharap dukungan seluruh elemen masyarakat terus mengalir sehingga pembangunan Gedung Suluk dapat segera rampung dan berfungsi sebagai pusat pembinaan rohani yang berkontribusi terhadap terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia serta mendukung cita-cita pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua DPP PPITTNI, Buya Dempo Xler, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gedung tersebut. Menurutnya, pembangunan ini merupakan amanah para guru dan bagian dari upaya memperkuat pembinaan rohani bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan bimbingan para guru-guru kami, hari ini dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Suluk dan Pelatihan Rohani PPITTNI Cabang Sumatera Utara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan di Sumatera Utara merupakan bagian dari program nasional PPITTNI yang saat ini membangun enam gedung suluk secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, di antaranya di Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Menurut Buya Dempo Xler, jamaah Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia telah tersebar di berbagai wilayah Nusantara. Karena itu, keberadaan gedung suluk di berbagai daerah diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan spiritual sekaligus memperkuat pembinaan umat.
Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga besar Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia (PPITTNI) yang telah memilih Kabupaten Serdang Bedagai sebagai lokasi pembangunan Gedung Suluk dan Pusat Pelatihan Rohani.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan atas nama pribadi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar PPITTNI yang telah memilih Kabupaten Serdang Bedagai sebagai lokasi pembangunan gedung suluk dan pusat pelatihan rohani,” ujar Darma Wijaya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas keagamaan tersebut tidak hanya membutuhkan dukungan materi, tetapi juga kekompakan dan kepercayaan dari seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan, semangat kebersamaan menjadi kunci utama agar pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sergai terhadap pembangunan sarana keagamaan, Darma Wijaya menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan hingga pembangunan gedung suluk tersebut selesai. Meski demikian, ia belum bersedia menyebutkan besaran bantuan yang akan diberikan.
“Dalam hal ini pembangunan gedung suluk ini akan saya bantu sampai selesai, namun saya tidak berani menyebutkan nominalnya. Mari kita bergotong-royong dan kompak, insyaallah pembangunan ini pasti selesai,” ungkapnya.
Bupati berharap kehadiran Gedung Suluk dan Pusat Pelatihan Rohani PPITTNI nantinya dapat menjadi pusat pembinaan spiritual, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta melahirkan generasi yang memiliki akhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai.
Hadir dalam acara Ispan Rizal (Buya Maulana), Ketua DPP PPITTNI Buya Syech Muhammad Ali Idris (Bengkulu), Buya Ifsan Tarmansudi (Bengkulu), Buya Taqin Palembang, Buya Fadli Jambi, Buya Basiril (Lampung), Buya Mahadi (Bengkulu), Guru Sodikin (Bengkulu), Kabag Kesra Serdang Bedagai M. Idris Daulay, Kabag Kesra Provinsi Sumatera Utara Sahrial, Ketua DPW PPITTNI Sumatera Utara Zulham Nasution, Ketua DPP PPITTNI Dempo Xler, Ketua DPC PPITTNI Serdang Bedagai Amijon, Kepala Desa Pergulaan Ari Irawan, Kepala Desa Kota Tengah Misno. (SB/ARD).
