PPIH Embarkasi Medan Puji Maskapai Garuda yang Bawa Calon Haji Tepat Waktu

sentralberita|Medan~Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan memberikan pujian kepada maskapai Garuda Indonesia membawa calon haji Sumatera Utara (Sumut) ke Tanah Suci tepat waktu

“Garuda Indonesia bukan lagi on time. Tetapi beberapa kali in time, termasuk kloter ini sudah dipercepat 30 menit,” ujar Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus usai melepas 233 Kloter 17 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Senin.

Maskapai penerbangan nasional yang berstatus BUMN itu lanjut dia, terhitung pada 22 April hingga 11 Mei 2026, membawa sebanyak 5.972 calon haji Sumut, baik ke Madinah maupun Jeddah.

Dari 5.972 calon haji Sumut ini terdiri atas 5.904 calon haji berasal dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, dan 68 petugas kloter terbagi dalam 17 Kloter Embarkasi Medan.

Baca Juga :  Posko Banjir MTsN 1 Langkat Laksanakan Trauma Healing Bersama TNI

“Alhamdulillah ya, mungkin Garuda ingin memberikan layanan terbaik, sehingga memang pantas kalau Garuda tetap diberi kepercayaan membawa jamaah Sumatera Utara,” kata Zulkifli.

Pihaknya juga meminta maskapai penerbangan nasional itu tanpa delay maupun kendala lainnya ketika proses pemulangan haji asal Sumatera Utara dari Tanah Suci.

Data PPIH Embarkasi Medan menyebutkan, bahwa pemulangan jamaah haji asal Sumatera Utara di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serang terhitung mulai 1 hingga 21 Juni 2026.

“Saya kira ini apresiasi lah untuk Garuda. Mudah-mudahan bisa dipertahankan kosistensinya khususnya nanti saat kepulangan. Tidak lagi ada hal-hal maupun halangan jamaah kita tiba di Tanah Air,” tutur Zulkifli.

Branch Manager Garuda Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih menyatakan bersyukur karena telah membawa sebanyak 5.972 calon haji Sumatera Utara tiba di Tanah Suci.

Baca Juga :  Ketua PPIH Bersama Bupati Batubara Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 12

“Kami dari Garuda sangat bersyukur. Ini atas kerja sama dan koordinasi baik kami lakukan dengan Kementerian Haji, khususnya perwakilan Provinsi Sumatera Utara,” katanya.

Pihaknya juga mengatakan, tim internal Garuda Indonesia secara terus-menerus memastikan dan melakukan pemantauan terhadap layanan persawat haji.

Bobby menegaskan, pihaknya terus melakukan evaluasi setelah fase satu selesai, yakni fase pemberangkatan jamaah calon haji asal Sumatera Utara.

”Tentu harapannya di fase dua (pemulangan, red) bisa lebih baik. Jika ada kendala yang kami hadapi di fase satu, mungkin bisa dilakukan perbaikan di fase dua,” tuturnya.

-->