Dubes Australia Penny Williams Berbagi Cerita di USU
sentralberita | Medan ~ Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM berkunjung ke Medan, Sumatera Utara dan melakukan berbagai kegiatan, termasuk kuliah umum di Universitas Sumatera Utara.
Dubes Williams bersama beberapa staf menggelar kuliah umum di Fisip USU Selasa (16/5/2023) dihadiri Rektor USU Profesor Dr Muryanto Amin dan Dekan Fisip USU Dr Hatta Ridho, SSos, MSP.
Kehadiran Dubes Penny ke Sumut untuk mempererat hubungan antar masyarakat dan meningkatkan pemahaman akan hubungan dua negara. Selain di USU, Dubes Williams juga bertemu dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, pemilik bisnis lokal, perwakilan di bidang pendidikan, dan pemimpin masyarakat setempat.
“Senang sekali bisa berada di Medan, jantung provinsi Sumatera Utara dan salah satu kota terbesar di Indonesia. Dengan ekonomi yang kuat, termasuk di sektor pariwisata dan pendidikan, saya sangat antusias untuk belajar lebih banyak tentang wilayah yang dinamis ini,” ujarnya.
Selain itu, Dubes Australia ini juga akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan dengan alumni Australia menandai perayaan 70 tahun beasiswa Australia di Indonesia.
“Selama 70 tahun, alumni Australia kami telah membantu menciptakan hubungan yang erat antara masyarakat Indonesia dan Australia. Saya tidak sabar untuk bertemu dengan para alumni hebat kami yang berbasis di Medan dan merayakan tahun penting ini bersama-sama,” ujar Dubes Williams.
Ia menuturkan komitmen Australia terhadap kemitraan dengan Indonesia menunjukkan
kekuatan persahabatan kita. Tetapi juga menunjukkan pengakuan yang lebih luas bahwa Indonesia memiliki tempat yang istimewa di kawasan kami – wilayah
kepemimpinan, peluang ekonomi, dan kepentingan yang strategis.
Australia, seperti halnya banyak negara lainnya, memiliki kepentingan yang
sangat nyata untuk melihat Indonesia berhasil.
“Dalam hal ini, saya yakin hubungan kita akan terus meningkat dari tahun ke tahun di tahun-tahun mendatang,” kata Dubes Williams.
Kunjungan ini, tambahnya, merupakan kunjungan pertamanya ke Medan. “Namun saya memiliki ikatan yang sudah lama terjalin dengan Indonesia. Saya merupakan sahabat Indonesia jauh sebelum memulai peran saya
saat ini sebagai Dubes Australia. Saat remaja, saya pernah tinggal dan belajar di Indonesia dalam program pertukaran pelajar. Saya pernah tinggal bersama keluarga angkat di Menteng dan belajar di SMA Negeri PSKD 1 Jakarta.
“Pengalaman saya berada di Indonesia dulu membuat saya memiliki minat yang besar terhadap Indonesia, kepada budaya dan masyarakatnya. Saya juga merasa terhormat bisa menjadi Duta Besar wanita pertama Australia untuk Indonesia,” tegangnya.(wie)