Disdik Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Batu Bara Bekerjasama dengan Tanoto Foundation

Kepala sekolah dan guru sedang mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Pendidikan Batu Bara yang bekerjasama dengan Tanoto Foundation (Sb/F~Wan)

sentralberita I Batu Bara ~ Keseriusan Kabupaten Batu Bara menjadi barometer kualitas pendidikan di Sumut terus diperlihatkan oleh Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M.AP salah satunya adalah dengan melaksanakan penyebarluasan program PINTAR, Rabu (09/03/2022)

Program PINTAR adalah Program Peningkatan dan Inovasi Kualitas Pembelajaran yang dikembangkan oleh Tanoto Foundation bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara.

Sebelumnya pada tahun 2021, Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara telah melakukan diseminasi kepada kepala sekolah tingkat SD dan SMP. Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut, maka secara khusus tahun ini penyebarluasan diberikan kepada Guru.

Program penyebarluasan ini akan dilaksanakan melalui forum Kelompok kerja (KKG) dan Musyawaarah Guru Mitra Pelajaran (MGMP), dengan terlebih dahulu mempersiapkan 84 Fasilitator SD dan melalui kegiatan Training of facilitators( ToF)
Berkaitan dengan hal tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Batu Bara, Illyas Sitorus, SE dalam pembukaan pelatihan Training of Facilitators Sekolah Dasar melalui Sekretaris Dinas Pendidikan meyampaikan bahwa Dinas pendidikan terus melakukan terbosan-terobosan dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya dalam peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah.

Baca Juga :  Gencar Berantas Narkoba, PAC PP Datuk Tanah Datar Apresiasi Polres Batubara

Beliau juga mengatakan bahwa kemajuan sebuah pendidikan berada ditangan guru dan kepala sekolah. Guru dan kepala sekolah yang hebat akan menghasilkan sekolah yang hebat. Darwinson melanjutkan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti hanya dipelatihan, namun pada fasilitator akan memfasilitasi kelompok kerja guru dan memastikan bahwa materi yang dilatihkan akan diimpelemtasikan di kelas.

Harapanya penyebarluasan ini akan akan dapat diberikan kepada seluruh sekolah Dasar yang tersebar di 41 gugus.
Jepri Sipayung, M.Pd sebagai Education Specialist dari Tanoto Foundation yang hadir mengawal kualitas pelatihan mengungkapkan nada yang serupa bahwa kualitas pendidikan hanya sebatas kualitas guru dan kepala sekolahnya. Kualitas pendidikan tidak akan pernah melebihi kulitas guru dan kepala sekolah. Jadi, kalau kita ingin meningkatkan mutu pendididikan dan menghindari loss learning akibat pandemi, maka kualitas kedua aktor utama sekolah ini harus dipriorotaskan dan ditingkatkan mutunya.

Jepri melanjutkan bahwa diseminasi ini fokus pada modul 1 Pembelajaran yang membahas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Topik ini sangat relevan dengan program Merdeka Belajar yang digulirkan oleh Kemdibudristekdikti yang membawa konsep pendidikan yang berpusat pada kemampuan dan kebutuhan anak didik.

Baca Juga :  IKADI Batu Bara Kuatkan Program di Tahun 2025

Salah satu peserta pelatihan, Fitra Surya Perdana, Guru SDN 03 Pangkalan Dodek, Kec. Medang Deras mengungkapkan sangat senang mengikuti pelatihan karena pelatihan tidak hanya memberikan teori tetapi langsung mempraktikkan sehingga para peserta mengalami dan mengtahui langsung materi yang dipelajari.

Pelatihan ini juga memberikan pengalaman yang baru bagaimana nantinya sebuah proses pembelajaran diterapkan di kelas yakni mulai dari mempersiapkan rencana pembelajaran, mempersiapkan media belajar, mengelola lingkungan belarjar dan memberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik yang mendorong siswa bepikir.

Fitra berharap agar pelatihan seperti ini bisa diterapkan di forum -forum KKG dan menyatakan kesiapannya sebagai fasilitator.
Kita berharap apa yang dicita-citakan oleh Kabupaten Batu Bara untuk menjadi Kabupaten terbaik dalam pendidikan dapat tercapai, tentu saja ini membutuhkan kerja keras dan dukungan semua pihak. (Sb/Wan)

-->