Manasik Haji Akbar Bank Sumut Diikuti 1.661 Jemaah, Wagub Surya Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
sentralberita | Medan ~ Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M yang digelar PT Bank Sumut (Perseroda), di Aula Asrama Haji Medan, Kamis (2/4/2026). Kegiatan yang diikuti 1.661 calon jemaah ini menjadi momentum penting untuk mematangkan kesiapan fisik dan spiritual menuju Tanah Suci.
Dalam arahannya, Wagub Surya memberikan apresiasi kepada Bank Sumut yang dinilai konsisten mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam layanan finansial, tetapi juga dalam persiapan ibadah haji.
“Manasik ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata tanggung jawab Bank Sumut dalam membantu jemaah agar lebih siap menunaikan rukun Islam ke lima. Melalui produk seperti Tabungan Haji Makbul, masyarakat diberi kemudahan dalam merencanakan perjalanan ibadah mereka,” ujar Surya.
Ia juga mengingatkan para calon jemaah bahwa ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Karena itu, jemaah diimbau mulai menjaga pola makan dan istirahat sejak dini.
“Jaga kesehatan dan ikuti arahan petugas. Bapak dan Ibu adalah duta Sumatera Utara di Tanah Suci. Tunjukkan sikap santun, disiplin, dan perkuat kebersamaan selama menjalankan ibadah,” tambahnya.
Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyampaikan bahwa manasik haji akbar telah menjadi tradisi sejak 2006. Dari awalnya hanya diikuti 12 orang, kini jumlah peserta meningkat signifikan.
“Tahun ini, peserta manasik haji akbar mencapai 1.661 jemaah dari total 1.887 nasabah yang telah melunasi biaya haji di Bank Sumut. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai sahabat dalam perjalanan spiritual Bapak dan Ibu,” jelas Heru.
Ia menegaskan, Bank Sumut berkomitmen memastikan seluruh calon jemaah mendapatkan pembekalan yang matang, baik dari sisi pemahaman manasik maupun kesiapan mental.
Untuk mengakomodasi jumlah peserta, manasik tahun ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama diikuti 728 jemaah pada 31 Maret, sementara gelombang kedua akan berlangsung pada 5 hingga 8 April. Bank Sumut juga menyediakan fasilitas pendukung, mulai dari transportasi dari daerah asal hingga akomodasi selama di Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI, Acep Jayaprawira, memaparkan perkembangan dana haji yang dikelola BPKH.
“Saat ini dana haji yang dikelola mencapai sekitar Rp180 triliun, meningkat dari Rp98 triliun pada 2018. Dana ini dikelola secara profesional untuk menghasilkan nilai manfaat sekitar Rp12 triliun per tahun, yang digunakan untuk mensubsidi biaya haji jemaah reguler,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama delapan tahun berdiri, BPKH secara konsisten memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebagai jaminan keamanan dana jemaah.
Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut Zulkifli Sitorus, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Medan Ramlan Sudarto, jajaran komisaris dan direksi Bank Sumut, tokoh agama, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut. **(01/red)
