Liburan Berujung Duka, Bocah 8 Tahun Ninggal Tenggelam di Pantai Wisma Bahari Parapat

sentralberita|Simalungun~Peristiwa tragis terjadi di kawasan objek wisata Pantai Wisma Bahari, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 11.40 WIB. Seorang bocah berinisial SSNA (8) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah berlibur bersama keluarganya. Insiden bermula ketika korban bermain dan mandi di area pantai, sebelum akhirnya terlihat panik dan melambaikan tangan meminta pertolongan.

“Awalnya korban bermain seperti biasa, tapi tiba-tiba terlihat melambaikan tangan, lalu hilang,” ungkap salah seorang pengunjung di lokasi kejadian.

Peristiwa ini pun menuai sorotan dari sejumlah pengunjung yang menilai adanya dugaan kurangnya pengawasan dari pihak pengelola. Meski setiap pengunjung dikenakan tarif masuk sebesar Rp15.000 per orang, fasilitas keselamatan dinilai belum memadai.

Baca Juga :  Nelayan Tenggelam di Perairan Sei Berombang Ditemukan Meninggal

Sejumlah pengunjung menyebutkan tidak terlihat adanya petugas pengawas (lifeguard) yang berjaga di sekitar area pantai saat kejadian berlangsung.

Warga dan pengunjung yang berada di lokasi langsung melakukan upaya pencarian secara manual. Tidak lama kemudian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke RSUD Parapat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek Parapat, AKP Mantho Pandiangan, SH, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

“Korban sempat dilarikan ke RSUD Parapat, namun tidak dapat diselamatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian mengungkap sejumlah faktor yang diduga berkontribusi terhadap insiden tersebut. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan bahwa di lokasi tidak terdapat jaring pembatas di dalam air, tidak ada penanda kedalaman, serta tidak ditemukan petugas khusus yang melakukan pengawasan di area pantai.

Baca Juga :  Aksi Solidaritas GODAMS di Polda Sumut Berjalan Damai, Kapolda Sampaikan Duka dan Harapan Persatuan

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pengelola objek wisata untuk meningkatkan standar keselamatan pengunjung, terutama di area perairan yang berisiko tinggi. Selain itu, pengunjung juga diimbau untuk lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak saat berada di kawasan wisata air.

-->