Hapus Stigma “Anak Tiri”, Rico Waas: Pemko Medan Tahun ini Fokus Pembangunan untuk Medan Utara

sentralberita|Medan~Pemko Medan berkomitmen melakukan transformasi besar-besaran di kawasan Medan bagian Utara pada tahun anggaran ini. Bahkan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir tersebut akan menjadi prioritas utama guna menghapus kesan Medan Utara sebagai “anak tiri”.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid Al Huda, Jalan Rawe IV, Medan Labuhan, Senin (16/3/2026). Hadir dalam Safari Ramadan tersebut Anggota DPRD Kota Medan H. Muslim, Saipul Bahri dan Janses Simbolon, unsur Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, Ketua BKM Al Huda Effendi, Ustaz Mahmud Yunus Daulay, serta Camat Medan Labuhan Elias Padang.

Dijelaskan Rico Waas, langkah konkret ini diwujudkan melalui pengalokasian anggaran pembangunan sebesar 35% yang dikhususkan bagi pengembangan wilayah Medan bagian Utara. Wali Kota menyebutkan bahwa fokus utama pengerjaan tahun ini meliputi perbaikan jalan dan optimalisasi sistem drainase yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat.

“Kami mendengar aspirasi masyarakat melalui rekan-rekan di DPRD. Tahun ini kita fokus kerja ke Utara. Niat baik kami adalah memastikan warga di Medan Labuhan, Belawan, Deli, hingga Marelan merasakan kehadiran pembangunan yang setara,” ujar Rico Waas di hadapan jamaah.

Baca Juga :  Rico Waas Hadiri Misa Requiem, Ungkapkan Bela Sungkawa atas Wafatnya Uskup Emeritus Monsignor Alfred Gonti Pius Datubara

Selain perbaikan fisik, Wali Kota Medan, Rico Waas juga menyoroti pentingnya peran masjid sebagai pusat solusi sosial. Ia meminta Badan Kemakmuran Masjid (BKM) untuk aktif merangkul generasi muda guna membentengi mereka dari ancaman narkoba, tawuran, dan judi online yang kian marak.

Pemerintah Kota Medan mendorong adanya program pemberdayaan ekonomi bagi pemuda, seperti pelatihan keterampilan (barista dan pangkas rambut), yang dapat didanai melalui dana pemberdayaan di tingkat kecamatan.

“Kita ingin anak-anak muda kita punya kegiatan positif. Jangan sampai mereka lebih banyak menghabiskan waktu di jalanan. Masjid harus menjadi wadah pembinaan, baik secara spiritual maupun ekonomi,” ujar Rico Waas.

Melalui kolaborasi antara pembangunan infrastruktur yang masif dan penguatan basis sosial di masjid, Pemko Medan optimistis kawasan Medan Utara akan mengalami peningkatan kualitas hidup yang signifikan dalam waktu dekat.

Terkait safari Ramadan, Rico Waas menyampaikan tidak terasa kita berada diujung bulan suci Ramadan. Ada perasaan sedih karena akan meninggalkan bulan ramadan dan perasaan senang menyambut hari Raya IdulFitri.

Baca Juga :  Sahuti Keluhan Warga, Rico Waas Akan Segera Perbaiki Jalan dan Lampu Penerangan

“Mudah-mudahan setelah ramadan Insyaallah makin terasa ibadahnya dan semakin khusyuk. Selain itu bulan ini benar-benar kita bisa mendekatkan diri kepada Allah, insyaallah semua doa kita di bulan Ramadan diijabah oleh Allah SWT”, ucap Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas berharap bantuan yang diberikan Pemko Medan untuk masjid Al Huda dapat dimanfaatkan bagi pembangunan dan perluasan masjid.

Adapun bantuan untuk masjid Al Huda diantaranya hibah Rp.50 juta untuk pembangunan Masjid, bantuan sosial sebesar Rp.10 juta dan paket ramadhan, lalu penyerahan akta pendirian Koperasi Masjid dan satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai dan budidaya ikan dalam ember, satu set tenis meja, rak buku, set buku serta barcode e-book, dan yang terakhir ialah santunan kepada 50 orang anak yatim piatu. Selain itu Pemko Medan juga menyediakan layanan kesehatan dan Adminduk.

-->