Minta Kuota Bansos untuk Kota Medan Ditambah

sentralberita|Medan~Pimpinan DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M, meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menambah kuota bantuan sosial bagi warga tidak mampu di Kota Medan.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, penambahan kuota itu perlu untuk dilakukan mengingat banyaknya jumlah warga miskin di Kota Medan.

“Kuota penerima bantuan sosial untuk Kota Medan harus ditambah. Berdasarkan data rilis BPS Sumatera Utara, angka kemiskinan di Sumut per September 2025 mencapai 7,24 persen. Dari angka itu, Kota Medan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak. Kita berharap hal ini bisa menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” ucap Zulkarnaen Jumat (27/2/2026) malam.

Baca Juga :  Masyarakat Masih Banyak Menolak Anaknya Diimunisasi

Dikatakan Zulkarnaen, dirinya bersama segenap Anggota DPRD Kota Medan kerap menerima keluhan dari masyarakat tidak mampu di Kota Medan terkait masalah bantuan sosial.

“Banyak warga miskin yang mengeluh tidak dapat bansos, sementara Dinsos selalu menyebutkan bahwa kuota terbatas. Kalau memang kuota terbatas sementara masih banyak warga miskin yang tidak dapat bantuan, kenapa tidak tambah kuotanya. Kita akan terus mendorong agar kuota bantuan sosial untuk warga Medan dapat ditambah,” ujarnya.

Zulkarnaen yang merupakan wakil rakyat dari Dapil Medan III (Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Timur, dan Medan Deli) itu juga mengatakan menekankan pentingnya pendistribusian bansos.

“Kemudian, pendistribusian bansos juga harus tepat sasaran. Kedepan kita tidak ingin lagi ada warga mampu yang mendapatkan bantuan sosial, sementara masih banyak warga miskin yang tidak mendapat bantuan,” tegasnya.

Baca Juga :  RDP Molor di Komisi IV DPRD Medan, Lailatul Badri Ingatkan Disiplin OPD Pemko Medan

Selain masalah bantuan sosial, Zulkarnaen juga menekankan pentingnya meningkatkan perekonomian masyarakat lewat lapangan kerja yang terbuka lebar.

“Masih banyak warga Kota Medan yang tidak bekerja, kondisi ini tentunya akan terus meningkatkan angka kemiskinan. Lapangan kerja harus terbuka lebar, masyarakat harus dipermudah untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang layak,” katanya.

Seterusnya, Zulkarnaen juga meminta Pemko Medan untuk terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM. Mengingat, UMKM merupakan tonggak perekonomian masyarakat.

“Kondisi UMKM di Kota Medan harus terus diperhatikan, sebab berkembangnya UMKM sangat berpengaruh terhadap pengentasan kemiskinan. Sementara, UMKM yang berkembang selalu sejalan dengan peningkatan daya beli masyarakat,” tutupnya.
(map)

-->