Pulihkan Trauma Pasca Banjir, Yayasan SCAN Gelar Aksi Psikososial bagi Santriwati Dayah Bustanut Tazkirah

sentralberita|Aceh Timur ~ Sentralberita ~ Trauma pasca-bencana banjir yang sempat melanda wilayah Aceh Timur menjadi perhatian serius bagi pegiat sosial.

Sebagai upaya pemulihan mental, Yayasan Saleum Cahaya Abadi Nusantara menggelar kegiatan psikososial bagi para penyintas banjir di Dayah Bustanut Tazkirah, selasa 10/02/25.

​Kegiatan yang diikuti oleh 46 santriwati ini dirancang untuk memberikan dukungan moril serta pemulihan psikologis.

Melalui berbagai rangkaian aktivitas kreatif, para santriwati diajak untuk melepas trauma dan membangun kembali semangat belajar mereka.

​Ragam Aktivitas Pemulihan:
Dari Ecoprint hingga Menulis Haru
​Yayasan Saleum menghadirkan tiga agenda utama yang edukatif dan menghibur, yakni teknik cetak alami (ecoprint), permainan teka-teki (puzzle), dan sesi menulis ekspresif.

​Pada sesi permainan puzzle, para santriwati ditantang menyelesaikan susunan gambar dalam waktu dua menit.
Suasana penuh tawa dan konsentrasi tinggi mewarnai sesi ini.

Sementara itu, pada sesi ecoprint, antusiasme peserta memuncak saat mereka mengeksplorasi kreativitas menggunakan bahan-bahan alam.
​Momen haru menyeruak saat sesi ketiga, yakni menulis.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Aceh Timur Dorong Penyuluh Agama Aktif di Lapangan dan Media Sosial

Para santriwati diminta menuangkan perasaan mereka saat musibah banjir melanda beserta harapan mereka di masa depan.

​”Hasil tulisan mereka sangat mendalam, berisi curahan hati yang jujur dan penuh haru, namun tetap terselip doa dan harapan untuk bangkit,” ungkap salah satu fasilitator.

​Dukungan penuh dari pimpinan dayah

Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh pimpinan Dayah Bustanut Tazkirah, Abi Danil.

Dalam sambutannya, Abi Danil menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran tim relawan.

​”Kami berharap kehadiran Saleum Cahaya Abadi Nusantara bukan hanya kali ini saja, namun berkelanjutan dalam rangkaian kegiatan lainnya untuk terus menghibur dan memotivasi murid-murid agar semangat belajar mereka kembali pulih,” ujar Abi Danil.

Baca Juga :  Bangkitkan Senyum Anak-Anak Korban Banjir dan Longsor, Saleum Cahaya Gelar Trauma Healing di Idi Rayeuk

​Menjaga Kesehatan Mental dan Makna Diri

​Ketua Yayasan Saleum Cahaya Abadi Nusantara, Ita Khairani, bersama tim fasilitator yang terdiri dari Rijalul Sultan, Fahnora Liza, Aina Mauliana, dan Mutia Ulandari, terjun langsung mendampingi para santriwati.

​Dalam pesan motivasinya, pihak SCAN menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental pasca – bencana.

Selain itu, santriwati diajak untuk tetap peduli terhadap lingkungan dan menghargai sejarah daerah masing – masing sebagai pondasi untuk tumbuh menjadi pribadi yang bermakna.

​Kegiatan yang berlangsung lancar ini diharapkan menjadi titik balik bagi para santriwati untuk kembali bangkit, lebih percaya diri, dan menjalani aktivitas belajar dengan energi baru yang positif.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan para donatur dan kekompakan tim relawan serta partisipasi aktif para satriwati yang bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Terima kasih untuk semua, disampaikan ketua SCAN.

-->