Kakan Kemenag Aceh Timur Dorong Penyuluh Agama Aktif di Lapangan dan Media Sosial
sentralBerita | Aceh Timur ~ Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur, H. Salamina, S.Ag., M.A., menekankan pentingnya keterlibatan aktif Penyuluh Agama Islam dalam berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan evaluasi kinerja Penyuluh Agama Islam yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur.
Dalam arahannya, H. Salamina menyampaikan bahwa peran penyuluh tidak hanya terbatas pada aktivitas lapangan, tetapi juga perlu diperluas melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah. Menurutnya, media digital dapat menjadi ruang strategis untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan secara positif, edukatif, dan menjangkau masyarakat lebih luas.
Ia juga mengingatkan agar para penyuluh menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadikannya sebagai bentuk pengabdian. Dalam kesempatan tersebut, ia mengutip Surah At-Taubah ayat 105 yang berbunyi, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu,” sebagai motivasi untuk terus berkinerja optimal dalam melaksanakan pembinaan umat.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Muhammad Mansyur, S.Sos.I., M.A., menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi ini menjadi sarana untuk menilai dan merefleksikan capaian kinerja secara bersama. Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan menunjuk satu orang Penyuluh Agama Islam sebagai perwakilan untuk mempresentasikan kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan di wilayah masing-masing.
Kepala Subbagian Tata Usaha, Saiful Bahri, S.Pd.I., M.Pd., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa keaktifan penyuluh akan berdampak langsung terhadap peningkatan pemahaman keagamaan masyarakat. Ia mendorong agar penyuluh menyusun program kerja yang lebih terarah, termasuk menjalin kolaborasi dengan Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) guna menyasar kalangan siswa madrasah.
Adapun Penelaah Teknis Kebijakan, Supiandi, S.E.I., menerangkan bahwa setiap penyuluh diberikan waktu selama lima menit untuk memaparkan laporan kinerja yang telah dilakukan. Setelah presentasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur, serta Kepala Seksi Bimas Islam.
Melalui evaluasi ini, diharapkan Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Aceh Timur dapat semakin meningkatkan profesionalitas, kreativitas, serta inovasi dalam melaksanakan tugas dakwah dan pembinaan masyarakat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pemahaman dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (SB/RA)
