Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Mangga Dua, Wamenkop Apresiasi Percepatan Pembangunan yang Capai 96 Persen
sentralberita | Serdang Bedagai ~ Pemerintah pusat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian desa melalui Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (Wamenkop RI) Hj. Farida Farichah, M.Si ke Koperasi Desa Merah Putih Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (30/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wamenkop RI meninjau langsung progres pembangunan koperasi yang kini telah mencapai 96 persen. Pembangunan KDMP Mangga Dua tinggal menyisakan tahap akhir atau finishing sebelum resmi beroperasi melayani kebutuhan ekonomi masyarakat desa.
Kedatangan Wamenkop RI beserta rombongan disambut hangat oleh Wakil Bupati Sergai Dr. H. Adlin Tambunan, S.T., M.S.P, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Sergai Sofyan Suri, Danramil 11/Tanjung Beringin Mayor Inf Hairul Hadi, S.H., M.H, Camat Tanjung Beringin Ahmadi Darma, S.H, Kepala Desa Mangga Dua Budi Santoso, S.Pd, serta jajaran pengurus Koperasi Desa Merah Putih Mangga Dua.
Wamenkop RI bersama rombongan meninjau seluruh bagian bangunan koperasi, mulai dari gedung utama hingga gerai unit usaha yang disiapkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Dalam kesempatan itu, Hj. Farida Farichah mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan koperasi tersebut. Ia menilai pembangunan KDMP Mangga Dua tergolong cepat dan menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan pemerintah desa.
“Ini sangat luar biasa. Kerja keras bapak-bapak dari Kodim, Danramil, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Desa khususnya, telah berhasil membangun gedung koperasi ini dalam waktu kurang dari tiga bulan,” ungkap Wamenkop RI.
Didampingi Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Ny. Deva Rachman, Wamenkop RI menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 131 ribu koperasi existing di Indonesia, mulai dari koperasi simpan pinjam, koperasi produksi, koperasi tambang, BMT, koperasi pengolahan susu, hingga berbagai jenis koperasi lainnya.
Selain itu, pada tahun lalu pemerintah juga menambah sebanyak 83 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
“Setiap saya berkeliling daerah, saya selalu meminta doa agar kami di Kementerian Koperasi bisa bekerja maksimal membantu Bapak Presiden Prabowo dalam melayani dan mendampingi seluruh koperasi, baik koperasi existing maupun Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Kementerian Koperasi memiliki Badan Layanan Umum (BLU) berupa Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang berfungsi sebagai ‘bank-nya koperasi’. Melalui LPDB, koperasi dapat mengakses pembiayaan dengan bunga rendah.
“Untuk Koperasi Desa Merah Putih, bunganya hanya 4 persen per tahun. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha koperasi,” jelasnya.
Wamenkop RI juga menilai rencana pengembangan unit usaha penggilingan padi oleh KDMP Mangga Dua sangat tepat. Menurutnya, hasil penggilingan beras dapat dipasarkan langsung kepada masyarakat desa, sementara kelebihan produksi dapat diserap oleh Bulog.
“Modalnya bisa dipinjam, pasarnya sudah ada. Yang terpenting adalah niat, komitmen, serta pengelolaan yang jujur dan transparan. Karena koperasi ini bukan milik perorangan, melainkan milik seluruh masyarakat desa,” tegasnya.
Ia menambahkan, koperasi desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau hingga membeli hasil pertanian warga dengan harga yang layak. Selain itu, koperasi juga berpeluang mendukung suplai beras untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Momentum hari ini sangat tepat. Semua potensi desa harus dikelola oleh masyarakat desa sendiri. Jangan sampai keuntungan justru diambil oleh pihak luar. Berhasil atau tidaknya Koperasi Desa Merah Putih ini sangat bergantung pada bagaimana kita mengelolanya bersama,” katanya.
Wamenkop RI juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten, serta Pemerintah Desa atas dukungan dan peran strategis dalam pengembangan koperasi desa di Kabupaten Serdang Bedagai.
“Sampaikan kepada seluruh masyarakat Desa Mangga Dua bahwa Koperasi Desa Merah Putih ini adalah milik mereka semua. Karena milik bersama, maka harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sergai Dr. H. Adlin Tambunan menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wamenkop RI yang dinilainya menjadi motivasi besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kehadiran Ibu Wamen menjadi kebanggaan bagi kami dan tentu menjadi penyemangat dalam menjalankan Koperasi Desa Merah Putih agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Mangga Dua, Budi Santoso, S.Pd. Ia mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan koperasi desa.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Wamenkop RI atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih secara profesional, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Desa Mangga Dua untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Wakil Menteri Efa Nurafifah dan Lin Dwi Linawati, unsur pengamanan dari Polres Sergai dan Polsek Tanjung Beringin yang dipimpin Kapolsek AKP Syawalludin, Wadan Pos TNI AL Letda M. Tri Wibowo, personel Koramil 11/Tanjung Beringin, serta jajaran kepolisian. (SB/ARD)
