Politisi Senior Partai Golkar Serta Ginting: Pemilu Tertutup Rendah Biaya dan Hasilkan Pemimpin Tidak Karbitan

sentralberita|Medan ~ Politisi Senior Partai Golkar Drs. H.N Serta Ginting memberikan tanggapan serius terkait geopolitik yang terus berkembang di perpolitikan tanah air. Perkembangan politik yang sedang dibahas dan dibangun para pemimpin bangsa tersebut diyakini untuk kemaslahatan tanah air.
.
Seperti, lanjut Serta Ginting, baru-baru ini publik dikejutkan dengan statement Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang membocorkan pertemuan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Harian DPP Gerindra Prof. Sufmi Dasco terkait sistem Pemilu dan Pemilukada. Serta Ginting menilai sependapat bila sistem pemilu di tanah air ditata ulang, termasuk jika ingin kembali mengadopsi sistem pemilu diera Orde Baru atau juga di era awal reformasi Pemilu 1999.

“Saya sependapat jika sistem Pemilu dan Pemilukada kita ditata ulang, karena kita juga merasakan dari yang selama ini berjalan. Kita juga bisa membandingkan dengan Pemilu era Orde Baru dan era awal Reformasi yakni sistem yang dikenal dengan Proporsional Tertutup,” kata Serta Ginting dalam keterangan refleksi akhir tahun dan harapan masa depannya kepada wartawan di Medan, Minggu (4/1/2026),

Baca Juga :  Kemampuan Dishub Medan Selesaikan Masalah Parkir di Jalan Jawa - Irian Diapresiasi

Ketika ditanya apa kelebihan sistem proposional tertutup ? Serta Ginting menjawab :”Cukup banyak manfaatnya antara lain dari sudut kualitas si pemimpin atau caleg tentu,” sebutnya.

Serta menjelaskan, sistem tertutup maka partai akan memprioritaskan calon yang berkualitas di nomor urut atas. Selain sosok berkualitas, calon tersebut diutamakan kader militan yang pastinya pengurus inti di partai tersebut.

” Jadi tidak seperti kebanyakan sekarang. Selain itu pemilu sistem tertutup diyakini tidak akan menghasilkan pemimpin atau caleg yang bukan karbitan dan ujuk ujuk mencalon karena punya banyak uang,” tegas Serta Ginting.
.
Selanjutnya, dulu seseorang mau diajukan sebagai caleg akan diteliti dan dilakukan pembinaan yabg meliputi pemahaman ideologi kebangsaan dan loyalitas. ” Yakni mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat,. Tentu beda dengan sekarang baru duduk sudah bermasalah disana sini dan tidak loyal kepada partai,”tukasnya

Baca Juga :  Fraksi PKS Soroti Pendapatan dan Retribusi Parkir

Untuk itu, Serta Ginting meyakini banyak pihak saat ini sedang mendiskusikan sistem pemilu 2029 yang akan datang. Termasuk bagaimana mengurangi biaya besar dan ruwetnya tahapan pemilu dan pemilukada, yang semuanya itu sebisa mungkin dihindari.

Diketahui bahwa Drs. HN Serta Ginting pernah menduduki dan sangat berpengalaman di kursi Legislatif, yakni tiga periode di DPRD Kabupaten Labuhan Batu dua periode di,DPRD Provinsi Sumut, hingga di Fraksi Golkar DPR RI selama satu periode. Berdasarkan pengalaman yang cukup lengkap tersebut makanya bang Serta panggilan akrabnya menyarakan sependapat bila Sistem Pemilu dan Pemilukada di tanah air ditata ulang, semua.

“Hal itu semuanya demi kebaikan kehidupan politik berbangsa dan bernegara. Begitu juga untuk kemaslahatan dan kebaikan masyarakat di tanah air,”katanya mengakhiri perbincangan. (Ril)

-->