Sejumlah Puskesmas di Simalungun Tutup Akses Rujukan ke RS Harapan Pematangsiantar, Pemkab Janji Cari Solusi

sentralberita|Simalungun~Sejumlah Puskesmas di Kabupaten Simalungun menutup akses rujukan pasien ke Rumah Sakit (RS) Harapan Pematangsiantar melalui aplikasi BPJS. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai terganggunya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan rujukan lanjutan.
Menanggapi hal tersebut, pihak RS Harapan yang diwakili oleh Humas, Nesli Purba, melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, di ruang kerjanya di Pamatang Raya, Sumatera Utara, Senin (21/04/2025).
Dalam pertemuan itu, Nesli menyampaikan keprihatinan atas dampak penutupan akses rujukan terhadap pelayanan pasien. Ia meminta klarifikasi dan solusi agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan rujukan secara optimal.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin Tony SM Simanjuntak, menjelaskan bahwa penutupan akses rujukan ini merupakan dampak dari kebijakan zonasi yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan.
“Kebijakan ini bertujuan mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit tertentu dan mendistribusikan pelayanan secara merata ke fasilitas kesehatan lain,” ujar Edwin.
Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga menegaskan bahwa Pemkab Simalungun akan menindaklanjuti permasalahan ini secara serius.
“Kami akan mengadakan forum diskusi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik. Hasil pertemuan hari ini akan kami kaji dan diskusikan bersama Bupati dan instansi terkait lainnya,” tegasnya.
Diharapkan, melalui dialog dan kerja sama lintas sektor, permasalahan akses rujukan ini dapat segera diselesaikan demi menjamin pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Simalungun.
(Feri)
