Peringati Hari Mangrove Sedunia, Sharp Indonesia Rehabilitasi Ekosistem Karbon Biru

Peringatan Hari Mangrove Sedunia

 sentralberita | Serang ~   Dampak laju perubahan iklim di dunia makin sangat terasa, di Indonesia sendiri, BNPB mencatat sekitar 3.531 bencana terjadi sepanjang tahun 2022. 

   

Pandu Setio, Senior PR & Brand Communication Manager, PT Sharp Electronics Indonesia Jumat (14/7) mengatakan beberapa bencana terjadi akibat gejala alam yang terpengaruh akibat peningkatan gas rumah kaca pada lapisan atmosfer.

   

Sebagai negara yang memiliki iklim tropis yang dikelilingi gunung berapi, Indonesia menjadi sangat rentan terhadap bencana seperti gempa, banjir, curah hujan tinggi, hingga kemarau yang berkepanjangan. 

   

Isu lingkungan sudah menjadi perhatian PT Sharp Electronics Indonesia sejak lama. Sharp menyadari lingkungan yang terjaga dengan baik dapat mendukung performa bisnisnya untuk terus berkembang. 

Baca Juga :  Indomobil eMotor Sprinto Debut di kota Medan, Hadirkan Desain Agresif dan Fitur Canggih

   

Berkaitan dengan hal tersebut, Sharp Indonesia difasilitasi Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi) melakukan penanaman mangrove sebagai salah satu kegiatan untuk merehabilitasi ekosistem karbon biru. 

   

Karbon biru merupakan istilah yang digunakan oleh para penggiat lingkungan untuk jumlah emisi karbon dan gas rumah kaca yang diserap oleh ekosistem pesisir dan laut yaitu hutan mangrove, padang lamun, kawasan rawa payau dan terumbu karang. (Wie)

-->