Samuel Gultom Hanyut Tenggelam Menghadapi Arus Deras Demi Menyelamatkan Kedua Adiknya di Danau Toba
Jasad Samuel
sentralberita | Toba~Hanya gara-gara untuk menyelamatkan kedua adiknya yang saat itu tenggelam, Samuel Gultom harus merelakan nyawanya tenggelam kedasar Danau Toba.
Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat Thayeb ,S.H, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Toba AKP B. Samosir membenarkan adanya korban tenggelam di Pantai Pasir Putih Parparean Kec. Porsea, pada Selasa , 20/6/2023 sekira pukul 17.00.wib.
Samuel Gultom (16) warga Desa Nauli Siahaan Toruan Kecamatan Sigumpar masih belia dan juga baru menyelesaikan sekolah di tingkat SMA tahun ini . Samuel rela mengorbankan nyawanya demi kedua adik yang dikasihinya. Samuel tenggelam saat menyelamatkan kedua adiknya yang hampir tenggelam di Danau Toba tepatnya di Pantai Pasir Putih Parparean Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara.
Peristiwa berawal saat punya niatan pergi berenang atau yang sering disebut anak remaja mandi mandi. Korban bersama 5 orang temannya berangkat dari rumah menuju Pantai pasir Putih Parparean Kec.Porsea dan tiba di lokasi sekitar Pukul 16.00 Wib.
Mendapat informasi bahwa mereka berangkat dari kampung 6 orang dengan niatan mandi mandi di Danau Toba tepatnya di Pantai pasir putih Parparean Kecamatan Porsea.
Sebelum turun ke danau menurut keterangan salah satu teman korban bahwa saat itu mereka sedang melakukan aktifitas olahraga Shit Up dan Pulp Up di atas Pasir Putih di tepian Danau Toba di Pantai Pasir Putih Parparea, Usai melakukan pemanasan, kemudian mereka turun ke danau mandi mandi tepat di dekat sandaran galangan Kapal Parparean yang alur aliran air danau itu menyasar ke alur sungai Asahan.
Adapun ke 6 orang remaja yang beraktivitas di danau ;Adi Paskah Siahaan (16), Ando Siagian (15), Ifan Marpaung (15), Daniel Gultom (13) adik ke Tiga Korban, Esron Gultom (15) adik Kedua Korban dan Samuel Gultom (16)
Menurut keterangan Ando Siagian bersama Adi Paskah Siahaan menceritakan bahwa mereka berenang sambil bermain di pantai Danau Toba lokasinya persis disamping kapal kayu yang sedang sandar di Pelabuhan Parparean dan aktivitasnya hampir 1 jam lamanya.
Sesaat sebelum peristiwa terjadi, Ando Siagian dan Esron Gultom berenang disebelah Kanan kapal yang lagi bersandar di pelabuhan Galangan Kapal Parparean yang kedalamannya lumayan dalam.
Ando Siagian menyebutkan, disaat mereka berdua berenang tiba tiba Esron Gultom kelelap dan berupaya meraih kakinya sembari berteriak minta tolong.melihat itu saya berupaya memegang ban yang bergantung pinggir kapal dan berupaya menarik kaki saya yang dipegang Esron dan bermaksud membantunya naik keatas, disaat saya tarik tiba tiba tangan Esron lepas dari kaki saya.
Melihat itu saya berupaya kepinggir dan melihat Esron mulai kelelap, terus saya berteriak minta tolong kepada Daniel Gultom adik Esron sedangkan Samuel Gultom (Korban) saat itu berenang agak jauh dari kami.disaat Daniel berupaya menolong Esron tiba tiba mereka berdua jadi kelelap hingga terbawa air ke bawah Kapal yang bersandar mengarah kepantai pasir putih (Timur) terus saya berteriak minta tolong yang akhirnya didengar Samuel Gultom.
Begitu Samuel mendengar teriakan saya, Samuel berenang berupaya mengejar ke dua adiknya yang mulai kelelap dari Kanan terus ke bawah kapal, Samuel berupaya keras menolong Esron dan Daniel yang mulai kelelap.awalnya dari Kanan terus ke bawah lambung Kapal.sebegitu Samuel dekat dengan Esron dan Daniel, Samuel langsung berupaya sekuat tenaganya mendorong Esron dan Daniel ke Kiri lambung kapal kayu dengan kakinya supaya selamat namun Samuel masih di dalam air berupaya berenang dan mulai kelelap.
Akhirnya Esron dan Daniel selamat ke pinggir namun naas Samuel Gultom akhirnya kelelap ke dasar Danau di Kiri lambung Kapal. Tenggelamnya Samuel diduga karena kecapekan yang akhirnya membuat Samuel Gultom jadi tenggelam terbawa sedotan arus Danau Toba yang berdekatan dengan aliran sungai Asahan satu satunya aliran air Danau Toba menuju Laut.
Disebutkan Ando, begitu melihat Samuel kelelap dia berupaya berteriak meminta tolong kepada para warga yang kebetulan ada dan berwisata di sekitaran lokasi.namun tidak ada yang mendengar karena tiupan angin dari arah Danau Toba (Barat) ke arah daratan (Timur) membuat suara Ando Siagian tidak bisa memantul ke arah warga yang ramai diarah Selatan pada lokasi pantai Pasir Putih Parparean.
Berselang +_ 15 menit ada Dua orang laki laki datang berlari dari arah Selatan pantai memakai jaket pelampung dan membawa Dua ban serta satu Jaket Pelampung.setiba di lokasi si pria yang membawa alat tersebut langsung melemparkan ban ke arah tenggelamnya Samuel Gultom namun Samuel tidak kelihatan lagi.
Selanjutnya si Pria itu berenang dan menyelam dari Kanan ke bawah Lambung terus menuju kiri Kapal.dan akhirnya Samuel ditemukan tersangkut dibawah Danau dan ditarik keluar.
Setiba di daratan pantai, Samuel langsung diberi pertolongan pertama oleh seorang laki laki yang tidak kami kenal dan berupaya mengeluarkan air yang masuk ke perut Samuel, saat itu ada seorang wanita memberikan nafas buatan dan si laki laki berupaya menekan nekan dada Samuel sambari berupaya mengeluarkan air.Korban Samuel juga sempat kaki nya diangkat ke atas untuk mengeluarkan air.seketika itu Samuel sempat batuk dan bernafas namun ia sangat lemah.
Begitu melihat Samuel batuk dan ada nafas para warga langsung melarikan korban ke rumah sakit dengan melintasi Cafe marga Napitulu, dan korban dibawa ke RSUD Porsea dengan mengunakan mobil minibus.
Namun nyawa Samuel sangat kritis, dan Samuel pun jadi korban tenggelam karena menolong dan menyelamatkan ke dua adik kandungnya yang sangat dicintainya.
( SB/MPS)