Supir Taksi Online Sampaikan Jalan Rusak dan Berlobang Akibat Pengorekan di Medan, Edi Saputra Minta Pengembangnya Bertanggungjawab, Jangan Susahkan Masyarakat

sentralberita| Medan~Anggota DPRD Medan, Edi Saputra, ST melaksanakan Reses Masa Sidang I Tahun ke IV Tahun Anggaran 2023 selama dua hari, Sabtu dan Minggu (11-12/2/2023 di Jalan Rawa Cangkuk III Medan Denai dan di Jalan Mandala By Pass Mandala Medan.
Reses dua hari yang kebanyakan dari kalangan ibu-ibu itu dihadiri Camat Medan Denai, Baharudidin Ritonga dan Lurah Tegal Sari Mandala III, Muhammad Rizki serta dihadiri M. Faisal anggota DPRD Sumut.
Mengawali pertemuan, Edi Saputra DPRD Medan dari Fraksi PAN tersebut memperkenalkan diri dan memberi penjelasan maksud dan tujuan dilaksanakannya Reses sebagai kewajibannya mendatangi masyarakat untuk menjemput aspirasi terhadap amanah yang diberikan rakyat kepadanya sehingga terpilh menjadi anggota DPRD Medan dari Dapil IV yakni Kecamatan Medan Kota , Medan Amplas dan Medan Denai.

“Sengaja kita undang camat dan Lurah agar mendengar berbagai keluhan dan tanggapan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang terjadi, sehingga secara bersama-sama dicarikan solusinya nantinya,”ujarnya.
Selanjutnya anggoa DPRD Medan dari Faraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) ini menjelaskan, tujuan Reses untuk menerima/menyerap aspirasi masyarakat yang akan digodok dan dibahas di DPRD Medan dan diusulkan pada Pokok-Pokok Pikitaran DPRD Medan (e-pokir).
Setelah itu diparipurnakan untuk disahkan lalu dijalanjalankan/dikerjakan pada tahun berikunya. Terhadap aspirasi yang disampaikan baik melalui lembar aspirasi dan aspirasi langsung dalam Reses, dirinya bertekad berjuangkannya, menyahutinya dan memberikan solusi sesuai kemampuannya di DPRD Medan.

“Saya bertekad memberikann yang terbaik kepada masyarakat sebagai konsekuensi amanah yang diberikan masyarakat sehingga saya menjadi anggota DPRD Medan dan tak mau dibilang setelah menjadi DPRD lupa kepada masyarakat,”ujarnya seraya menyampaikan dirinya sendiri saat ini sebagai Sekteratis Fraksi PAN DPRD Medan.
Kepada masyarakat meminta agar benar-benar diamanfaatkan menyampaikan tanggapan dan pertanyaan secara terbuka terhadap berbagai permasalahan yang dialami.
Setelah dibuka dialog tanggapan dan pertanyaaan,Edi pun dihujani berbagai macam pertanyaan dan keluhan. Berbagai uneg-uneg disampaikan warga masyarakat , sehingga membuat suasana Reses tersebut terlihat hangat, karena mendapat respon positif dari masyarakat.

Jalan Berlobang
Seorang supir taksi online mengaku bernama Askal , warga Sukaramai meminta kepada pemerintah khususnya Pemko Medan saat ini dipimpin Walikota M.Bobby Afif Nasution agar segera memperbaiki jalan yang belakangan kondisinya rusak parah dan berlobang akibat pengorekan pembangunan drainase.
“Seperti saat ini di sepanjang Menteng II Medan, kondisi jalannya sangat sulit dilalui,”katanya.
Aspirasi perbaikan jalan di Kota Medan lainnya juga disampaikan seorang ibu rumah tangga mengaku bernama Yusmita Simanjuntak warga Jalan Turi Medan, yang sudah lama kondisi jalannya berlobang. Di hadapan wakil rakyatnya, Yusmita menceritakan kisah sedihnya akibat melewati jalan berlobang.
“Sekitar lima atau enam tahun yang lalu dimana anak saya saat itu mengalami sakit Pneumonia (sakit di sekitar pernapasan) sehingga saya harus aktif membawa anak saya untuk kontrol berobat. Saya bersama suami ingin mengantar anak kami untuk berobat, namun nahas ketika kami melewati jalan yang berlobang kami malah terjatuh,”katanya

“Maksud hati mau membawa anak kami untuk berobat, kami malah bertiga justru dirawat di rumah sakit karena kami terjatuh mengelakkan jalan berlobang tersebut. Untuk itu, kami mohonlah melalui pak Edi Saputra agar mendesak ke Pemko Medan untuk memperbaiki kalan yang rusak di Kota Medan khususnya Jalan Turi Medan,”katanya
Aspirasi lainnya warga minta kerjasama pemerintahan khususnya Pemko Medan agar mengatasi banjir di sepanjang Jalan Japaris Medan. Sebab setiap musim hujan di kawasan tersebut sering mengalami banjir yabg cukup tinggi.
Seorang warga Kecamatan Medan Denai mengaku bernama David Nainggolan di hadapan wakil rakyatnya (Edi Saputra) menyampaikan Sungai Denai yang ada saat ini agar dikorek dan diperdalam. Hal ini diperlukan agar pemukiman warga yang berada di kawasan Sungai Denai tersebut tidak mengalami banjir.
Selain itu David Nainggolan juga berharap kepada Edi Saputra agar mendesak aparat kepolisian agar untuk aktif melakukan patroli malam di kawasan jembatan Sungai Denai. “Karena di kawasan persimpangan Jembatan Sungai Denai tersebut sering terjadi aksi geng motor yang belakangan ini sangat meresahkan masyarakat,”katanya.

Pengebang Harus Beratnggungjawab
Menanggapi aspirasi warga itu, Edi Saputra sebelumnya telah mendengar banyak jalan-jalan di Medan ini penuh tanah akibat bekas pengorekan pelebaran paret/drainase dilakukan pihak Pekerja. (Pengembang).
Menyahuti hal tersebut Edi Saputra meminta kepada pekerjannya terutama pengembangnya agar bertanggungjawab sehingga masyarakat tidak terbebani dan susah terhadap bekas tanah galian pelebaran paret-paret di Medan.
“Segera angkut bekas-bekas galian itu, jangan biarkan berlama-lama dan bertumpuk-tumpuk di Jalan, selain masyarakat sulit melintas juga begitu datang hujan akan curah tanah bekas galian keparit,”ujarnya mengharapkan harus bertanggung jawab, jangan susahkan masyarakat.
Edi Saputra pun berjanji akan mengkomunikasikan ke Pemko Medan agar segera memperbaiki jalan yang saat ini kondisinya rusak berat khususnya akibat pembuatan dan pengorekan drainase.
Begitu juga kepada aparat kepolisian, Edi Saputra berharap aparat aktif melakukan patroli dan pengawasan demi terciptanya keamanan dan kondusifitas di Kota Medan.

Sedangkan Camat Kecamatan Medan Denai, Baharuddin Ritonga menanggapi soal kondisi Jalan Menteng Raya II pihaknya sudah melakukan koordinasi ke Dinas PU Pemko Medan, yang saat ini sedang dilakukan pengerasan jalan. “Begitu juga soal pembangunan drainase sehingga mengakibatkan ada beberapa titik mengalami kondisi jalan yang rusak dimana saat ini dalam tahap pembersihan,”katanya.
Kegiatan reses Edi Saputra tersebut dihadiri Camat Kecamatan Medan Denai Baharuddin Ritonga, dan Lurah Kelurahan Tegal Sari Mandala Tiga, M.Rizky Selain itu, pertemuan reses itu dihadiri sejumlah Kepala Lingkungan, Tokoh Masyarakat dan lapisan warga dari daerah pemilihannya meliputi Kecamatan Medan Denai, Area, Kota, dan Amplas.
Lurah M.Rizky dalam sambutannya mengharapkan warga agar menyampaikan aspirasinya di kegiatan reses ini. “Mungkin ada yang perlu bapak ibu sampaikan ke Pemerintahan Kota Medan melalui anggota dewan kita bapak Edi Saputra, agar nantinya diperjuangkan Saya juga menegaskan tidak menutup mata terhadap aspirasi dan keluhan yang ingin disampaikan kepada kami maupun pemerintahan,”katanya sembari mengapresiasi Edi Saputra yang senantiasa bersama rakyat dan membantu tugas pemerintahan.

Kegiatan reses Edi Saputra akhirnya ditutup dengan rangkaian pembagian dokumen atau surat administrasi kependudukan (Adminduk) berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, Surat hingga Akta Perkawinan.
Seluruh dokumen adminduk yang dibagikan itu merupakan diurus oleh Team Rumah Peduli Edi Saputra yang sama sekali tidak dipungut biaya atau gratis.
“Silakan datang ya buk, kami siap melayani siang dan malam dan saat ini sudah ramai yang datang, kita urus segala surat-surat agar masyarakat Medan jangan ada lagi yang tidak lengkap Adminduknya, karena segala sesuatunya terutama untuk mendapatkan bantuan, pekerjaan dan lain sebagainya tak terlepas dari kelengkapan Adiminduk sebagai persyaratannya, dan itu kita lakukan sebagai darma bakti saya sebagai anggota DPRD Medan yang mengamanahkan saya pada Pemilu lalu melalui dukungannya karena itu segala pengurusannya kita gratiskan dan kita juga siapkan Ambulance untuk masyarakat ,”ujarnya disambut tepuk tangan masyarakat yang berhadir di Reses tersebut. (SB/01)
