Ketua KONI Medan Minta Walikota dan Forkopimda Berikan Motivasi kepada Alet Medan yang Turun di PON Papua

sentralberita| Medan~Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani dalam laporannya mengatakan, atlet dan pelatih Kota Medan yang dilepas ke PON XX 2021 di Papua berjumlah 129 orang. Terdiri dari 89 atlet dan 40 pelatih bertanding di 28 cabor.

“Hari ini juga dilakukan apel kesiapan atlet pelatih binaan KONI Kota Medan yang diproyeksikan ke PON XX Tahun 2024 di mana Sumut menjadi tuan rumah bersama Aceh,” tambahnya.

“Kami memohon kepada Wali Kota dan unsur Forkopimda Kota Medan berkenan memberi motivasi dan semangat, khusus kepda atlet yang turun di PON Papua. Sehingga mereka nanti bisa memberikan prestai terbaik dalam mengharumkan nama Kota Medan dan Sumatera Utara,” kata Eddy

Hal itu dikatakannya pada acara pelepasan atlet pelatih Kota Medan yang akan memperkuat kontingen Sumut di PON Papua dalam acara di Stadion Teladan Medan, Sabtu (18/9) pagi.

“Yang pasti Pemko Medan beserta seluruh Forkopimda mensupport dan bangga ke para teman-teman atlet yang akan dilepas pagi hari ini ke Papua untuk mengikuti PON XX Tahun 2021. Selamat dan sukses untuk seluruh atlet dan pelatih perwakilan Kota Medan,” sebut Walikota Medan.

Acara pelepasan atlet dirangkai apel kesiapan atlet pelatih binaan KONI Kota Medan yang dipersiapkan ke PON XXI Tahun 2024. Hadir Wakil Wali Kota H Aulia Rahman SE, beserta Unsur Forkopimda Kota Medan yakni Dandim 0201 Medan, Kapolrestabes, Danlanud Soewondo, Kepala Kejari Medan, dan mewakili Ketua PN Medan.

Dikatakan Wali Kota, yang berangkat ke Papua adalah putra-putri terbaik Kota Medan para penoreh prestasi yang selama ini sudah tidak asing lagi, dan sudah biasa menorehkan prestaswi. Oleh karena itu dalam hal motivasi di lapangan sudah tidak disangsikan lagi.

“Saya hanya ingin menambahkan saja, kita sebagai salah satu peserta PON XX tahun 2021 di Papua, perstasi di lapangan adalah wajib untuk ditorehkan sebaik-baiknya. Semaksimal mungkin mendapatkan medali emas sebanyak-banyaknya. Itu sudah menjadi tujuan,” ucap Wali Kota.

Namun, lanjut Wali Kota, yang dibawa di sini juga adalah nama Kota Medan, yang atlitnya mencerminkan nama Sumatera Utara. “Yang kalian bawa adalah wajah seluruh masyarakat Kota Medan. Kalau mendapatkan emas dan prestasi, maka semangat masyarakat Kota Medan akan bangkit. Seperti kita ketahui, kita kini masih pandemi Covid. Bukan hanya sektor kesehatan, tetapi ekonomi sosial juga banyak terpukul,” sebut Bobby Nasution.

“Prestasi dari teman –teman semua akan membangkitkan semangat masyarakat Kota Medan. Dan selain di lapangan, tentunya teman teman harus bisa menjaga prestasi dan sikap diri. Sebagai peserta kita mendatangi provinsi saudara-saudara kita Papua.

Selain di lapangan, di luar lapangan kita juga harus menjaga sikap. Menjaga diri untuk bisa mencerminkan, seperti inilah wajah kota Medan. Jaga sikap di luar lapangan, baik di kota, di wisma atlet. Komunikasi antar atlet juga harus bisa dijaga bukan hanya di lapangan,” pesan Wali Kota.

“Karena apapun prestasi yang kita dapatkan di dalam lapangan, kalau kita coretkan dengan tingkah dan laku di luar lapangan, ini akan mencoreng nama baik kota kita, nama baik provinsi kita. Karena ini bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi juga kegiatan kemanusiaan yang di tengah di masa pandemik ini harus bisa membangkitkan semangat masyarakat di daerah kita masing-masing,” sebutnya lagi.(SB/01)