KPU Sumut Minta Dukungan Gubernur untuk Pemutakhiran Data Pemilih dan Desa Peduli Pemilu

Ketua KPU Sumut Herdensi

sentralberita| Medan~Rombongan KPU Sumut yang dipimpin oleh Ketua KPU Sumut Herdensi menemui Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Senin (6/9/21). Dalam pertemuan ini, KPU Sumut meminta dukungan Gubernur terhadap dua hal.

Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin mengungkapkan, dua hal yang disampaikan itu adalah pertama, soal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan terkait Desa Peduli Pemilu.

Herdensi mengatakan, KPU Sumut bersama KPU 33 kabupaten/kota saat ini terus melakukan pemutakhiran data pemilih. Data pemilih saat ini tidak lagi dimutakhirkan secara periodik saja tapi sesuai peristiwa kependudukan yang terjadi.

Bila ada pemilih yang meninggal bisa langsung dicoret dan tidak menunggu tahapan pemilihan dan pemilu pada 2024 mendatang. Begitu juga ketika ada penduduk yang berusia 17 tahun bisa langsung ditambahkan ke dalam data pemilih.

Baca Juga :  Peresmian Masjid KH Ahmad Dahlan UMSU, Wagub Surya: Kampus dan Masjid Harus Tumbuh Bersama

“Selama ini terkait pemutakhiran data pemilih progresnya agak kurang makanya kita berharap ada support dari Pemprov Sumut,” kata Herdensi, usai pertemuan.

Ia mengatakan, dalam proses pemutakhiran ini KPU harus didukung oleh lintas intansi semisal Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Lalu juga Dinas Pemerintahan Desa, juga Dinas Pendidikan (Disdik). Serta tak lupa juga Kodam I/BB dan Polda Sumut.

Di Disdik ada catatan soal anak SMA yang berusia 17 tahun. Di Pemdes ada sistem administrasi pemerintahan desa.
Data pemilih ini kata dia, tidak statis baik dari jumlah dan individunya.

“Seharusnya kita bisa memanfaatkan waktu kurang dua tahun untuk kita bisa mendeteksi itu semua. KPU yang jelas tidak bisa jalan sendiri supaya tingkat kerumitan data pemilih ini bisa diurai, Dia harus disupport Pemda. Mudah-mudahan 2024 tidak ada persoalan
pemilih siluman, pemilih hantu, tidak ada lagi. Itu yang harus diurai,” jelasnya.

Baca Juga :  Realisasikan 35 Persen APBD ke Medan Utara, Normalisasi Sungai Deli dan Bedera

Selain itu, mantan Koordinator Kontras ini mengatakan, mereka juga menyampaikan soal progres Desa Peduli Pemilu. Selama ini, karena keterbatasan anggaran yang dibiayai APBN hanya ada dua Desa Peduli Pemilu yang ada di Sumut yakni di Kabupaten Deliserdang.

“Kita kepingin diperbanyak desanya makanya kita minta support. Tadi Pak Gubernur sudah merespon dengan baik, mungkin dalam waktu dekat kita akan ada MoU terkait pemutakhiran data pemilih dan desa peduli pemilu,” jelasnya. (SB/01)

-->