Reses Edwin Sugesti Serap Persoalan Banjir, Sampah dan Drainase

sentralberita|Medan~Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Edwin Sugesti Nasution SE MM Reses Tahun Anggaran 2021 pada Masa Sidang III Tahun ke II di Jalan Bersama, Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung, Selasa (11/5/2021) mengemuka persoalan banjir dan drainase serta sampah.

. Seperti yang ditayakan salah seorang warga Gang Tengah Jalan Jawa Bandar Selamat menyebutkan, kawasan di tempat tinggalnya selalu banjir ketika sedikit saja hujan turun.

“Kami merasakan itu sudah lama, namun hingga saat ini tidak ada perubahan. Makanya, kami melalui reses memohon agar persoalan yang bertahun-tahun dihadapi segera selesai,” kata warga Gang Tengah Jalan Jawa.

Selain banjir, masih kata warga tadi, masalah drainase di kawasan ini juga mohon menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Medan. “Drainase di tempat kami ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Sampah menumpuk di dalam drainase sehingga air tidak lancar mengalir.

Nah, ketika hujan turun langsung sejumlah titik mengalami banjir. Kondisi semacam ini sudah bertahun-tahun terjadi, makanya kami minta perhatian serius Pemko Medan dalam hal ini Dinas PU,” ungkapnya.

Sementara, Edwin Sugesti Nasution SE MM menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga terkait masalah banjir, drainase dan sampah.

“Kami selaku wakil rakyat akan selalu memberikan perhatian serius supaya permasalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dapat teratasi sebagaimana mestinya. Kita tidak mau, masyarakat selalu mengeluh tanpa ada solusi. Nah, melalui reses ini kita tahu secara langsung mengetahui apa yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan salah seorang perwakilan dari Dinas PU Kota Medan. Disebutkan, pihaknya selalu memenuhi kendala jika melakukan pengorekan drainase. Pasalanya, rumah-rumah di kawasan Letda Sujono sekitarnya pada umumnya titi di depan rumah mereka (penduduk) ditutup tanpa ada lobang kontrol.

“Semestinya, masyarakat membuat lobang kontrol di titinya, sehingga ketika ada pengorekan tinggal dibuka. Tapi, coba bapak dan ibu perhatikan di kawasan ini titinya tidak ada lobang kontrol. Kondisi itulah yang membuat petugas kami kewalahan,” jelasnya.

Oleh karenanya, pihak Dinas PU Kota Medan berharap kepada semua masyarakat di Kota Medan agar setiap titi di depan rumah harus dibuat lobang kontrol sehingga mempermudah dalam melakukan pengorekan sampah atau sejenisnya supaya air dapat mengalir.

“Di samping itu juga diimbau kepada masyarakat agar tidak membat sampah sembarangan. Soalnya, tindakan itu tidak terpuji dan merusak lingkungan sekitar yang berdampak luas kepada lainnya. Mari kita peduli terhadap lingkungan masing-masing, karena semua itu untuk kebaikan bersama,” sebutnya.

Menurutnya, masyarakat Kota Medan sudah saatnya untuk tidak saling salah menyalahkan. Melainkan, mendukung program Pemko Medan yakni Medan bebas banjir.

“Jika kita saling dukung maka program Pemko Medan bakalan terwujud. Sebaliknya, jika tidak apapun programnya baik jika tidak didukung ya sama saja,” katanya.

Hadir pada Reses Tahun Anggaran 2021 pada Masa Sidang III Tahun ke II, Lurah Bandar Selamat, Dinas Koperasi, Dinas PU Kota Medan, petugas dari PKH dan BPJS Kesehatan.(SB/01)