Wali Kota Medan Awasi Kesawan City Walk Soal Prokes

sentralberita|Medan ~ Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., melakukan peninjauan ke Kesawan City Walk, Sabtu (24/4) malam. Wali Kota berkeliling untuk mengawasi secara langsung penerapan protokol kesehatan di kawasan heritage tersebut.

Wali Kota mengingatkan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan. Dengan cara bersahabat namun tegas, Wali Kota memberi teguran kepada pengunjung yang tidak memakai masker dengan benar dan abai menjaga jarak.

Selain kepada pengunjung, Wali Kota juga menekankan kepada para pedagang agar menjaga jarak antarstand.  Pengaturan jarak antarstand ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan. Wali Kota juga mengingatkan pedagang agar mematuhi jam operasional yang telah ditetapkan.

Saat waktu menunjukkan pukul 22.30 WIB, Wali Kota bersama Wakil Ketua Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumut, Kolonel. Inf Azhar, mengimbau langsung para pengunjung agar meninggalkan kawasan Kesawan City Walk. Kepada para pedagang, dia juga mengimbau agar menutup pesanan dan membereskan barang dagangannya. Sebab, batas operasional pada akhir pekan pukul 23.00 WIB, sedangkan pada Senin-Jumat pukul 22.00 WIB.

Mendengar imbauan itu, berangsur-angsur pengunjung meninggalkan lokasi. Para pedagang pun menutup pesanan dan membereskan dagangannya.

Setelah memberikan imbauan,  Wali Kota tidak langsung meninggalkan lokasi. Wali Kota tetap berada di sana untuk memastikan tak ada lagi pedagang melayani pembeli seraya mengingatkan pengunjung yang masih berada di sana menghabiskan pesanannya dan segera pulang.  

Tidak hanya terhadap pedagang dan pengunjung, Wali Kota juga ingin memastikan agar petugas OPD-OPD terkait di lingkungan Pemko Medan secara aktif melakukan pengawasan protokol kesehatan.

Wali Kota menyatakan, ekonomi dan kesehatan harus berjalan beriringan. Karena itu, protokol kesehatan juga harus diterapkan di Kesawan City Walk yang kini telah menjadi salah satu centra pengembangan UMKM.  

Turut mendampingi Wali Kota dalam peninjauan itu Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota (PKP2RK), Benny Iskandar, S.T., M.T., Kadis Pariwisata Medan, Drs. H. Agus Suriyono, Kadis Perhubungan, Iswar Lubis, S.SIT., M.T., Kadis Kominfo  Medan, Zain Noval, S.STP., M.A.P., dan Kasatpol PP, M. Sofyan.

Malam itu pengunjung kawasan heritage tersebut relatif ramai. Namun, sejak petang, petugas Dinas Pariwisata, Satpol PP, maupun Dinas Kominfo Medan, telah berada di sana untuk mengingatkan pengunjung maupun pedagang tidak abai pada protokol kesehatan. Sementara itu, petugas Dinas Perhubungan berjaga di lokasi parkir dan mengatur lalu lintas di sekitar kawasan heritage itu agar tidak terjadi kemacetan.

Di setiap pintu masuk, petugas memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung dengan menggunakan thermogun. Di samping itu, pengunjung diwajibkan mencuci tangan di fasilitas yang telah disediakan oleh Pemko Medan. Sementara itu, di dalam kawasan Kesawan City Walk para petugas yang lain melakukan patroli untuk menjaga agar protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Angin Segar
                                                                                                                                            Diluncurkannya Kesawan City Walk ini menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Pembukaan kawasan heritage ini untuk angkringan kuliner ini sedikit banyak mulai menggerakkan roda usaha para pelaku UMKM yang selama ini berjalan tersendat-sendat. Hal inilah yang dirasakan Reza, salah seorang pedagang yang membuka stand di kawasan Kesawan City Walk itu.

“Sebelumnya, pandemi telah membuat kami para pelaku UMKM terpuruk, namun Kesawan City Walk ini mendongkrak kembali usaha kami, semangat kami untuk bangkit dan berbuat sesuatu yang baru,” ucap Reza yang berjualan kopi dengan berbagai varian rasa ini.

Menurutnya, konsep outdoor dan angkringan yang diterapkan di Kesawan City Walk ini sangat cocok dengan anak-anak muda yang menjalankan UMKM. Karena itu dia berharap, agar program ini terus berjalan menjadi wisata heritage sekaligus sebagai tempat pengembangan UMKM seperti mereka.

Menyinggung soal protokol kesehatan, Reza mengakui, dia dan para pekerjanya selalu menerapkan 3M, mencuci tangan, memakai masker, juga menjaga jarak.

“Kami juga mengingatkan konsumen kami untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya seraya menambahkan, jarak antarstand  pedagang juga telah diatur sedemikian rupa agar tidak tercipta kerumuman.

                                                                                                                                            Pengunjung
                                                                                                                                            Malam itu, seperti malam-malam yang lain juga, banyak anak muda secara berkelompok bercengkerama di sana sembari menikmati berbagai kuliner. Kesawan City Walk tampaknya telah menjadi salah satu alternatif tempat menikmati kuliner sekaligus meresapi atmosfer heritage di Medan.

Konsep angkringan yang diterapkan di kawasan ini juga disukai para remaja ibu kota Sumatra Utara ini.
                                                                                                                                             Salah seorang pemuda yang mengaku senang dengan suasana Kesawan City Walk adalah Muhammad Fahri. Dia yang tinggal di Jalan Sempurna, Gang Baru ini, mengaku, malam itu merupakan yang pertama sekali dia berkunjung ke Kesawan City Walk.

“Saya baru pertama kali berkunjung ke sini bersama kawan-kawan. Kesannya ya senang. Ramai orang dan banyak makanan bisa dinikmati,” ucapnya.

Menyinggung soal protokol kesehatan, Fahri mengaku telah menerapkannya. Dia mengatakan, sewaktu masuk ke lokasi Kesawan City Walk, suhu tubuhnya dan kawan-kawannya juga diperiksa oleh petugas. Selain itu, mereka juga diminta mencuci tangan dan memakai masker.

“Tadi saya lihat, para petugas juga menyuruh pengunjung lain untuk memakai masker dan jaga jarak. Ya ketatlah penjagaan protokol kesehatannya,”  akunya.(SB/01)