KLB Demokrat Digelar Hari Ini, Peserta Diklaim 1.200 Orang

sentralberita | Jakarta ~ Mantan 
pendiri Partai Demokrat, Darmizal  menyatakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat akan digelar pada Jumat (5/3).

Ia mengklaim KLB itu akan dihadiri sekitar 1.200 orang yang berasal dari pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat di seluruh Indonesia.

“(Insya Allah) KLB dilaksanakan pada Jumat siang (5 Maret 2021). Peserta yang sudah menyatakan siap hadir sebanyak 1.200 orang. Terdiri DPC, DPD, Organisasi Sayap dan semua tamu undangan,” kata Darmizal dalam keterangan resminya, Jumat (5/3).

Meski demikian, Darmizal tak menyebut di kota mana KLB itu akan digelar.

Darmizal mengatakan agenda utama KLB akan memilih dan menetapkan ketua umum baru Partai Demokrat. Ia mengklaim kader-kader berharap Partai Demokrat akan kembali kepada kejayaannya dengan terpilihnya ketua umum baru.

Ia bahkan menargetkan Demokrat menjadi pemenang Pemilu 2024 dengan dinakhodai oleh ketum baru.

“Dengan target perolehan suara di atas 25 persen,” kata dia.

Ia turut mengklaim Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko bakal menjadi ketua umum baru Demokrat yang menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Suara yang diberikan, menurutnya, kemungkinan akan menjadi suara mayoritas kader.

Darmizal, juga berjanji DPP Partai Demokrat akan menyediakan dan menanggung pelbagai kebutuhan alat peraga kampanye, bukan disiapkan oleh para kader di tingkat DPD dan DPC.

“DPD dan DPC Indonesia tinggal bekerja keras meyakinkan suara masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Darmizal pun menjelaskan sebagian besar Ketua DPD dan Ketua DPC sudah menyampaikan kesediaannya untuk hadir dalam KLB. Ia berharap Demokrat harus dipimpin ketua umum yang kompeten, terbuka, egaliter dan tidak semena-mena.

“Pendiri Partai, Ketua DPD dan DPC, Pimpinan Organisasi Sayap, seperti AMD, KMD, BMD dan GMD beserta pengurus di seluruh tanah air, sudah konfirmasi datang (ke KLB). Sebab semangat dan harapan kami sama,” kata Darmizal.

Darmizal pun menyinggung langkah DPP Demokrat pimpinan AHY yang dinilai sudah sangat terlambat dalam melakukan upaya pendekatan kepada DPD dan DPC. Dia menganggap tindakan tersebut sebagai kesia-siaan.

“KLB sudah di depan pintu. Nasi sudah jadi bubur. Mereka tidak perlu menyesalinya,” jelasnya.

Tokoh Minang ini pun mengungkit kembali tindakan AHY yang bertindak sembrono atau ngawur saat menuduh ada kudeta di tubuh partai Demokrat. Darmizal justru menganggap AHY tidak mampu melakukan introspeksi diri atas kebijakannya yang merugikan banyak kader di daerah.

“Iuran wajib tiap bulan ke DPP dan setoran mahar pilkada tanpa feedback ke daerah kembali adalah sesuatu yang zalim” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menegaskan rencana KLB oleh pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK- PD) tidak akan sah. Sebab, KLB harus disetujui oleh SBY dan AHY terlebih dulu.

“Ilegal karena kalau ada KLB, pasti yang hadir bukan pemilik suara sah. Alias KLB bodong ini namanya,” kata Herzaky beberapa waktu lalu. (cnn)