Alumni HIMMAH Deklarasikan Terbentuknya KAHIMMAH, Hayatsyah Amarka Ketua Umum Presidium

Drs H Hayatsyah Amarka MA dan Zubaidah Khan SPdI memimpin pembacaan deklarasi terbentuknya Korps Alumni HIMMAH di Aula Kampus UNIVA Medan, Sabtu (30/1/2021)

sentralberita|Medan ~ Sekitar 250 orang alumni kader Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) lintas generasi, menghadiri Silaturahmi Akbar dan Deklarasi terbentuknya Korps Alumni HIMMAH yang disingkat dengan KAHIMMAH, di Aula Kampus UNIVA Medan, Sabtu (30/1/2021).

Deklarasi terbentuknya KAHIMMAH ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi oleh para inisiator dan perwakilan alumni HIMMAH, yang dipimpin oleh Drs H Hayatsyah Amarka MA dan Zubaidah Khan SPdI MA.

Dua sesepuh alumni HIMMAH, yakni Drs H Husni Thamrin Lubis dan Drs Hj Nurliati Ahmad didaulat memberi testimoni terkait terbentuknya KAHIMMAH, mewakili tokoh-tokoh HIMMAH era tahun ’80an yang hadir, diantaranya Drs H Zainal Abidin MPd, Drs H Makmur Ritonga, H Raudin Purba, H Arifin Umar, Drs H Ibrahim Tarigan, dan lainnya.

Turut memberi kata sambutan Plt Rektor UNIVA Medan Dr Ir H Amran Arifin MM MBA dan Ketua PW Al Washliyah Sumut Dr H Dedi Iskandar Batubara SSos SH MAP yang juga merupakan alumni HIMMAH.

Dalam acara itu Hayatsyah Amarka, mantan Ketua Pimpinan Wilayah HIMMAH Sumatera Utara era tahun 90’an terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Presidium KAHIMMAH.

“Tujuan dibentuknya KAHIMMAH ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan memperkuat hubungan antar kader HIMMAH yang telah berstatus alumni,” kata Hayatsyah Amarka yang juga selaku salah seorang inisiator pembentukan KAHIMMAH.

Menurutnya, terbentuknya KAHIMMAH menjadi sebuah torehan sejarah. Sebab sejak HIMMAH berdiri 30 November 1959 di Kota Medan, baru kali ini terbentuk secara resmi wadah alumni HIMMAH.

Padahal HIMMAH yang kini berusia 61 tahun, telah melahirkan puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai penjuru tanah air, bahkan luar negeri, dan mereka mengabdi di berbagai bidang profesi.

“Karena itulah kami berinisiatif melahirkan KAHIMMAH sebagai wadah silatuhami, tempat berkumpulnya kembali alumni-alumni HIMMAH lintas generasi, untuk bisa saling melepas rindu setelah bertahun-tahun tidak bertemu,” jelas Hayatsyah yang saat ini menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan.

Di samping itu, kata Hasyatsyah, kehadiran KAHIMMAH juga diharapkan dapat memberi kontribusi tidak saja bagi kemajuan organisasi Al Washliyah, tetapi juga bagi kehidupan umat, bangsa, dan negara.

“KAHIMMAH ini tidak akan menjadi organisasi bagian yang baru di Al Washliyah. Tapi insya Allah akan berkontribusi untuk kemajuan organisasi Al Washliyah,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan hasil kesepakatan seluruh yang hadir dalam acara Silaturahmi Akbar dan Deklarasi KAHIMMAH tersebut, setelah ini dirinya bersama sejumlah inisiator pembentukan KAHIMMAH, yakni Alimnur Nasution SE, Dr Hj Hasnil Aida Nasution MA, Akmal Samosir SAg, Azrai SAg MA, Dr Nurul Ilmi SAg MH, Zubaidah Khan SPdI MA, Rusli Efendi Damanik SE, dan Eko Marhaendy SSos akan merancang dan menyusun struktur kepengurusan.

“Kami berharap setelah dideklarasikan di Kota Medan, KAHIMMAH ini menjadi wadah yang menaungi alumni HIMMAH secara nasional dan struktur kepengurusan bisa terbentuk di setiap daerah,” jelas Hayatsyah.

Ketua Panitia, Hasnil Aida Nasution mengaku bahagia dan bersyukur acara Silaturahmi Akbar dan Deklarasi KAHIMMAH dapat terlaksana dengan sukses dan alumni HIMMAH yang hadiri cukup banyak.

“Alumni yang hadir ini datang dari berbagai daerah di Sumut, bahkan ada yang dari luar Sumut. Sebenarnya masih banyak sekali alumni HIMMAH dari luar Kota Medan, bahkan luar Sumut yang berkeinginan hadir. Tetapi karena situasi saat ini masih pandemi Covid dan juga mungkin karena hal lain, mereka tidak bisa hadir.

Insya Allah dalam acara-acara KAHIMMAH berikutnya, mereka bisa hadir,” kata Wakil Rektor I UNIVA itu didampingi Sekretaris Panitia Azrai SAg MA. (SB/01)