Belum Ada Perrhatian pemkab, Rosmansyah Kunjungi Lokasi Banjir di 3 Desa & Berikan Bantuan Sembako

sentralberita|Kisaran~Calon Bupati Asahan Rosmansyah,STP didampingi Ketua Tim Pemenangan H.Darwis Sirait serta Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Armen Margolang mengunjungi warga di 3 Desa yang tertimpa musibah banjir masing-masing Desa Perbangunan dan Desa Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang serta warga Desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat,Rabu (2/12/2020).

Selain memberikan motipasi dan semangat, dikesempatan itu calon Bupati dengan nomor urut 3 yang diusung Partai PDI Perjuangan dan Partai Hanura tersebut juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras,mie instan,gula,kopi serta telur ke posko-posko penanggulangan banjir yang langsung diterima oleh perwakilan warga.

“Bantuan yang diberikan ini bertujuan hanya untuk meringankan beban saudara-saudara kami yang sedang tertimpa musibah,kami dapat merasakan apa yang bapak,ibu serta saudara-saudara rasakan saat ini dan semoga bantuan ini dapat bermamfaat bagi keluarga besar kami disini.”Ujar Rosmansyah di hadapan warga.

Dikesempatan itu,Rosmansyah juga menekankan kepada warga masyarakat agar selalu waspada serta tetap menjaga kesehatan tubuh,hal itu mengingat kondisi ketingian air masih relative bertahan.

“Jaga kesehatan,selalu waspada dan tetap berkordinasi dengan pihak terkait untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.”Himbau Rosmasyah.

Sementara itu salah seorang warga Dusun XIV Desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat,Rina (40) yang ditemui sentralberita.com dilokasi posko penampungan mengucapkan terima kasih atas bantuan serta perhatian dari calon Bupati Asahan Rosmansyah kepada warga yang tertimpa musibah.

“Hingga saat ini kami belum pernah mendapat bantuan,baik dari pemerintah daerah maupun pihak-pihak lainnya,dan baru Pak Rosmansyah lah yang memberikan bantuan sembako kepada kami.”Ujar Ibu Rina.

Masih menurut ibu yang mengaku rumahnya terendam air hingga setinggi dada orang dewasa ini,kondisi genangan air yang merendam wilayah pemukiman mereka sudah berjalan sekitar lebih kurang satu minggu,dan hingga saat ini ketinggian air belum menunjukan tanda-tanda penurunan.

“Pentah sampai kapan kami harus bertahan ditenda-tenda darurat ini pak,barang-barang kami yang berada didalam rumah ngak ada yany bisa terselamatkan.”keluhnya.

Pantauan sentralberita.com dilokasi,selain merendam wilayah pemukiman warga,kondisi genangan air setinggi lebih kurang 1 meter tersebut juga memutus akses jalan yang menghubungkan Desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat dengan Desa Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang sepanjang lebih kurang 200 meter sehingga bagi warga masyarakat yang mau melintas terpaksa mempergunakan rakit darurat yang dipersiapkan oleh warga setempat.( SB/ZA).