BPS: 1,23 Juta Pekerja Di Sumut Terdampak Covid-19

sentralberita|Medan ~ Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat posisi Agustus 2020, sebanyak 1,23 juta pekerja di daerah ini terdampak Covid-19 atau 11,51 persen yang gilirannya angka pengangguran bertambah 107 orang dan Bukan Angkatan Kerja (BAK)  karena Covid-19 sebanyak 39 ribu orang, Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Sumut, Mukhamad Mukhanif mengatakan hal itu Jumat (6/11).   

Sementara tidak bekerja karena Covid-19 sebanyak 64 ribu orang dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19  sebanyak 1,02 juta orang.

Mukhanif juga menyebutkan, penduduk usia kerja merupakan semua orang yang berumur 15 tahun ke atas. Pada usia ini mereka memiliki potensi untuk masuk ke angkatan kerja dan pasar kerja.                                    

Angkatan Kerja Dia menambahkan jumlah angkatan kerja pada Agustus 2020 sebanyak 7,35 juta orang, turun 61 ribu orang dibanding Agustus 2019.    

“Sejalan dengan penurunan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga turun sebesar 1,70 persen poin,” katanya.

Sedangkan Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 6,91 persen atau sebanyak 508 ribu orang, yang berarti meningkat 1,52 persen poin atau meningkat sebesar 109 ribu orang dibandingkan dengan Agustus 2019.

Penduduk yang bekerja sebanyak 6,842 juta orang, turun sebanyak 170 ribu orang dari Agustus 2019. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase adalah Sektor Perdagangan (0,86 persen poin) dan Jasa Lainnya (0,37 persen poin).

Sementara sektor lain mengalami penurunan, terutama Sektor Jasa Pendidikan (0,46 persen poin), Industri Pengolahan (0,35 persen poin), dan Jasa Perusahaan (0,33 persen poin).

Sebanyak 4,079 juta orang (59,62 persen) bekerja pada kegiatan informal, naik 4,63 persen poin dibanding Agustus 2019. Selama setahun terakhir (Agustus 2019–Agustus 2020), persentase pekerja formal turun sebesar 4,63 persen poin.     

“Dalam setahun terakhir, persentase pekerja setengah penganggur naik sebesar 2,73 persen poin, dan persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 3,22 persen poin. (SB/Wie)