Tak Ingin Janji, Bertemu dengan Komunitas Tunga Rungu, Bobby Nasution Berikan Job Jangka Pendek dan Panjang

Komunitas Tuna Rungu Dapat Job Dari Bobby Nasution

Medan- Bobby Nasution bersilaturahmi dan menyerap aspirasi dari salah satu Komunitas Tuna Rungu di Jalan Garu VI Kelurahan Harjosari I Medan Amplas Selasa (13/10/2020) malam.

Bertempat di kediaman Nurlin Adlan yang memang rumah bagi komunitas ini berkumpul tiap pekan, Ketua komunitas tuna rungu, Wawan menjelaskan bahwa mereka kerap kesulitan mendapatkan tempat di masyarakat.

Terutama soal ketersediaan lapangan kerja bagi penyandang disabilitas. Menyampaikan aspirasi mereka, Wawan beberapa kali mentranslate dialog dengan Bobby Nasution.

Ternyata mereka begitu antusias ada calon wali kota Medan yang peduli keberadaan mereka.

“Teman-teman tuna rungu ini butuh wadah untuk mengerti keadaan mereka. Butuh juga kakak asuh yang mau peduli. Intinya mereka butuh tempat mengadu,” kata Wawan.

Dalam dialog dalam keterbatasan mereka, Wawan menjelaskan kepada Bobby bahwa mereka sangat butuh pekerjaan. Mereka juga siap menjalani pelatihan keterampilan bila memang ada.

Menjawab kebutuhan teman-teman tuna rungu itu, Bobby Nasution langsung memberikan solusi tak hanya janji. Seketika Bobby Nasution meminta dua orang dari komunitas tuna rungu itu untuk bekerja di unit usaha yang dimiliki Menanti Presiden Jokowi itu.

“Kalian rembukkan dahulu siapa yang bisa bekerja di tempat saya. Saya ada kafe, nanti bisa kerja disitu. Dan juga bisa bekerja di posko pemenangan. Kalau sudah ada bisa langsung bekerja,” kata Bobby Nasution yang disambut suka cita.

Sedangkan yang lain akan segera mendapatkan pelatihan membuat kue yang diberikan oleh tim Bobby Nasution.

“Dilatih buat produk UMKM, terutama kue, bolu dan lainnya. Nanti kalau sudah mahir produknya bisa saya bantu jual di tempat saya. Inilah solusi cepat untuk mereka,” terang Bobby.

Sedangkan solusi untuk jangka panjang, Bobby menjelaskan konsep pembangunan infrastruktur universal disain. Maksudnya, fasilitas umum di Kota Medan kelak bakal bisa digunakan oleh semua lapisan masyarakat. Baik yang difabel apalagi masyarakat umum.

“Bagaimana mau punya wadah, fasilitas umum saja tidak berpihak kepada teman-teman difabel. Janji saya adalah, fasilitas umum di Medan bakal universal disain. Trotoar ramah difabel, jalur kursi roda, hingga papan informasi semuanya bakal ramah difabel,” pungkas Bobby.(SB/01)