Putra Pantai Barat Menuju Madina 1 Melalui Pilkada Madina 2020

sentralberita|Madina~Syamsul Bahri salah seorang Putra Terbaik Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang saat ini sedang menjabat sebagai Ketua Komisi 1 DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dikabarkan sedang menyiapkan diri untuk ikut berkompetisi menjadi salah satu kontestan Pemilihan Bupati Madina melalui Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Tahun 2020 mendatang.

Politisi Senior Provinsi Sumatera Barat itu yang dikonfirmasi sentralberita.com pada Sabtu (11/10/2019) melalui telepon selular telah membenarkan rencananya itu yang akan siap menjadi salah seorang Calon Bupati Mandailing Natal periode 2020-2025 dengan motivasi ingin membangun kampung halamannya melalui momen Pilkada tahun depan.

Pria asal Pantai Barat yang sekian lama ini tinggal menetap bersama keluarganya itu di Jorong Air Balam, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat menjelaskan, demi membangun Negeri asalnya Kabupaten Mandailing Natal yang telah berusia 20 Tahun itu, ujar Syamsul Bahri.

Dia berencana mewujudkan “Madina Yang Madani” yang seutuhnya, dia siap konsisten berpartisipasi dalam pesta demokrasi tahun 2020 mendatang menuju Madina 1 itu, dan dia mengaku telah menyiapkan konsep untuk membangun madina, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang telah dibukukannya.

“Saya akan maju di Pilkada Madina ini, saya ingin memajukan dan membangun Mandailing Natal, kampung halaman kita, dan mensejahterakan kehidupan masyarakat Madina, saya telah siap konsep maupun program-programnya menuju perwujudan Madina Yang Madani seutuhnya”, ungkap Syamsul Bahri.

Tidak hanya itu, kata mantan Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat selama Dua Periode yakni 2009-2014 dan 2014-2019 itu, dia juga berkomitmen apabila terpilih nantinya sebagai Bupati Mandailing Natal, dia akan berusaha keras untuk memajukan serta memekarkan Pantai Barat menjadi Kabupaten Baru, demi kesejahteraan masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal, Pungkas Syamsul Putra Pantai Barat Madina itu.

Diutarakannya, Kabupaten Mandailing Natal diresmikan sejak tanggal 9 Maret 1999 berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1998, atau dengan kata lain telah berusia 20 tahun, sementara Madina yang memiliki motto baru “Negeri Beradat Taat Beribadat” ini masih biasa-biasa saja, apalagi Wilayah Pantai Barat, padahal Pantai Barat adalah “Aset Terbesar” untuk menunjang Pembangunan Mandailing Natal ini, kata Syamsul.

Pantai Barat punya banyak Perusahaan yang berinvestasi yang mesti dilakukan pengawalan yang ketat untuk menjalankan semua tanggungjawabnya kepada masyarakat dan pemerintah berdasarkan ketentuan yang berlaku, sementara kemajuan dan kesejahteraan masyarakanya masih jauh dari yang diharapkan banyak masyarakat, Madina memang butuh sosok terbaru yang memiliki konsep cerdas memimpin Kabupaten Madina ini, sebagaimana yang diharapkan banyak masyarakat, ujarnya ramah. (MAH)

Comments