Medical Charity Fun Run & Walk IDI Medan Meriah Libatkan 700 Peserta

sentralberita|Mean~Sebanyak 700 peserta meriahkan Medical Charity Fun Run & Walk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan 2019 dengan tema ‘Sehat dan Berbagi’, Minggu (27/10/2019) pagi di Gedung Pancasila USU di Medan.

“Ini acara charity, artinya semua keuntungan dari kegiatan ini akan didonasikan untuk anak penderita kanker melalui ACT dan Yayasan Smiling Kids. Sampai saat belum diketahui jumlah yang akan didonasikan, karena masih dikumpulkan,” kata Ketua Panitia dr. Ery Suhaymi, SpB, SH, MH di dampingi Sekretaris Panitia dr. Yan Indra Fajar.

Sedangkan Rektor USU Prof. Dr. Runtung Sitepu mengatakan, acara Fun Run and Walk ini salahsatu ajang untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pimpinan FK USU, para dosen dengan para pengurus dan anggota IDI Medan yang sebagian besar merupakan alumni USU.

Baca Juga :  Lantik 54 Pejabat Manajerial, Bobby Nasution Sampaikan Pesan Tegas

“Alhasil, hubungan antara alumni dan kampus tidak terputus meski mereka telah berprofesi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dia juga berharap, IDI terus mengawal profesi kedokteran agar kasus yang menimbulkan persoalan hukum diperkecil.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita bisa bertukar pikiran, pengalaman, ilmu guna mengawal kesehatan warga Medan,” pungkasnya. Sedangkan Wakil Ketua IDI Medan dr. Qadri Fauzi T, SpAn KAKV mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Dokter Nasional.

“Itu sudah kita mulai dengan melakukan beragam kegiatan, diantaranya simposium dan workshop penanganan nyeri akut dan kronis di RSU Eshmun dan ditindaklanjuti dengan terjun langsung ke Puskesmas. Sudah ada empat puskesmas yang menangani nyeri kronis. Kemudian, kegiatan untuk memberantas daripada stunting di RS Madani. Lalu akan ada simposium tentang keselamatan pasien untuk seluruh dokter di RS Kota Medan,” katanya.

Baca Juga :  HUT ke-79 PMI, Fatoni Ajak Seluruh Kabupaten/Kota Turut Bantu Majukan PMI Sumut

Direktur RS USU DR dr. Syah Mirsya Warli, Sp.U(K) mengatakan, anggota IDI tiap tahun semakin bertambah, karena produksi dokter banyak.(SB/01/rel)


-->