Alun-alun dan Hutan Kota, Objek Wisata Olah raga di Asahan

Sentralberita|Kisaran~Kehadiran Alun-alun serta Hutan kota milik Pemerintah Kabupaten Asahan yang dibangun tepat berada di sebelah Masjid Agung Ahmad Bhakrie Kisaran bagi masyarakat pecinta olah raga jogging adalah sesuatu anugrah tersendiri yang dapat memsnjakan diri.

Pasalnya selain lokasinya luas,nyaman,bersih serta Asri,masyarakat yang datang untuk berolahraga juga dimanjakan dengan berbagai jajanan khas Asahan yang dijajakan beberapa pedagang makanan lokal.

Pantauan kru sentralberita.com,Minggu (3/2/2019) pagi,ratusan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Asahan khususnya Kota Kisaran baik perorangan maupun beserta keluarganya tampak sedang melakukan jogging dan jalan santai sambil bersenda gurau sekedar melepaskan lelah dan penat setelah satu Minggu bekerja.

“Setiap Minggu pagi saya beserta keluarga datang ke alun-alun ini untuk berolah raga jogging sambil bersantai,karena dilokasi ini sambil berolah raga kita juga dimanjakan dengan berbagai jajanan khas Asahan.”jelas Rizal salah seorang warga kepada Sentralberita.com ketika ditemui di lokasi Hutan kota Kisaran.

Masih menurut warga yang tinggal dijalan Durian Kisaran ini,selain luas lokasi alun-alun dan hutan kota tersebut tempatnya juga nyaman dan bersih,apalagi di sekililingnya terdapat tanaman-tanaman hijau yang dapat menyejukkan mata,ditambah lagi tepat disebelahnya berdiri bangunan Mesjid Agung Ahmad Bhakrie yang megah sehingga menambah keindahan lokasinya.

“Anak-anak kalau diajak kesini semuanya merasa senang karena bisa bebas melakukan aktifitas tanpa ada merasa was-was sedikitpun.”ujarnya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan,H.Rahmad Hidayat Siregar ketika dikonfirmasi melalui Kabid Pemberitaan Arbin Tanjung,SH mengatakan Alun-alun dan Hutan kota tersebut di bangun dengan tujuan untuk menambah ikon wisata olah raga,sehingga masyarakat yang ingin berolahraga dapat merasa nyaman.

Menurut Tanjung setiap hari minggu jalan lintas yang berada di lokasi itu sengaja ditutup mulai pukul 06.00 Wib hingga tengah hari dan kenderaannya yang ingin melintas sengaja dialihkan ke jalan Pabrik benang,karena dilokasi itu dibuat kegiatan Car free Day.

“Setiap hari Minggu sejak tahun 2017 yang lalu di lokasi Alun-alun dan Hutan kota tersebut dilaksakan kegiatan Car free Day yang mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan itu terbukti setiap minggunya ratusan masyarakat hadir ke lokasi itu.”ujar Tanjung.(SB/ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.