Sumut Kota Ketiga Setelah Kalimantan Barat dan Papua Tingkat Kerawanan dalam Pemilukada Serentak
Sentralberita| Medan~Pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) serentak yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang menjadi perhatian khusus pihak kepolisian RI dalam menjaga keamanan dan kedamaian setiap provinsi yang melaksanakan Pilkada. Sumut menjadi kota ketiga setelah Kalimantan Barat dan Papua tingkat kerawanan dalam pemilukada serentak.
Jumat (9/2/2018) siang untuk menjaga kekondusipan dalam pemberitaan dan menjaga keberagaman dan kedamaian jelang pemilihan kepala daerah di provinsiSumut, Polda mengajak insan pers untuk bersilaturahmi sekaligus mendeklarasikan pemberitaan pilkada tanpa SARA hal itu dilakukan pihak kepolisian guna mengantisipasi adanya penyebaran isu SARA yang akan dimainkan oleh salahsatu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur saat masa-masa kampanye nantinya.
Dari analisa pihak kepolisian, Sumut menjadi kota ketiga setelah Kalimantan Barat dan Papua tingkat kerawanan dalam pemilukada serentak. Hal diutarakan dalam rapat koordinasi polri di markas besar kepolisian di Jakarta. Untuk itu Polda Sumut mengundang sejumlah awak media untuk dapat sinergi dalam hal pemberitaan terkait pilkada damai tanpa SARA, awak media diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada publik dengan baik dan benar/ sehingga sumatera utara tetap kondusif.
Kepala kepolisian Irjen Pol paulus Waterpauw mengatakan, analisa dari pihak kepolisian RI Sumut Utara menjadi kota ketiga setelah Kalimantan Barat dan Papua tingkat kerawanan dalam pilkada serentak se-Indonesia dengan itu penyelenggara pemilukada yakni KPU dan Bawaslu selalu bekerja secara maksimal, sehingga pemilukada Juni mendatang berjalan aman dan damai tanpa adanya isu SARA dan media diharapkan tidak membesar-besarkan isu SARA tersebut sehingga sesama anak bangsa tidak terpecah belah. (SB/AR)

Pingback: Go X scooter investment