Keputusan Pangeran Harry dan Meghan Menikah Terkesan Buru-Buru dan Emosional
Sentralberita|Jakarta~ Pangeran Harry dan Meghan Markle akan menikah enam bulan setelah mengumumkan kabar pertunangannya, tepatnya bulan Mei. Keputusan ini memang terkesan buru-buru dan emosional.
Salah satu alasan mengapa Pangeran Harry menginginkan pernikahan ini terjadi cukup cepat-meskipun menurut standar kerajaan ini seperti “angin puyuh”-adalah karena usia kakeknya yang telah mencapai 96 tahun.
“Duke of Edinburgh ini sudah tua dan Pangeran Harry benar-benar menginginkannya berada di pesta pernikahannya nanti,” ucap Nicholl.
“Dia sangat dekat dengan kakeknya. Oleh karena itu, Harry menganggap sebaiknya pernikahan dilaksanakan lebih cepat, jadi kakeknya bisa berada di sana dalam keadaan bugar dan sehat, ” tambahnya.
Harry dan Meghan Markle akan menikah di Kapel St. George di Kastil Windsor, tempat Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip tinggal selama beberapa tahun. Lokasi upacara tersebut juga dikabarkan dipengaruhi oleh kesehatan kakeknya.
“Dia tidak ingin menikah di tempat yang sama dengan saudaranya,” kata Nicholl.
Nicholl juga mengatakan bahwa Pangeran Harry tidak ingin menggelar pernikahan seperti bangsawan besar di Westminster Abbey, tempat Pangeran William dan Kate Middleton menikah.
Harry benar-benar ingin memiliki sesuatu yang lebih pribadi. Alasan kedua adalah dia menginginkan sesuatu yang dekat dengan rumah Duke of Edinburgh dan Sang Ratu.(SB/01)