Edy -Ijeck Daftar ke Hanura, IJeck: “Kita Korbankan Pribadi Untuk Kepentingan Sumut”

Sentralberita|Medan~ Edy Rahmayadi dan Musa Rajeck Shah dipastikan berpasangan sebagai balon Gubsu dan wakil. Pasalnya, paket ini telah resmi mendaftarkan diri ke Partai Hanura untuk diusung maju di Pilkada Gubernur Sumatera Utara 2018. Pendaftaran pasangan ini diwakili oleh Musa Rajeck Shah dengan mendatangi kantor DPD Hanura Sumut, di Jalan Kapten Muslim Nomor 57 A, Kompleks Ruko Griya Medan, Jumat (28/7/2017).

“Tadi saya mendaftarkan pasangan kami ke Hanura Sumut, semoga mendapat restu,” kata Musa Rajeck Shah kepada wartawan ketika dia bersama rombongan ke warung jurnalis, Jalan Agussalim Medan.

Sosok yang akrab disapa Ijeck ini mengaku terpanggil untuk maju di Pilgubsu karena adanya keinginan untuk ikut berperan memperbaiki kondisi Sumatera Utara yang saat ini menurutnya perlu dibenahi. Keinginannya semakin kuat berkat ajakan dari Edy Rahmayadi yang sudah sangat lama dikenalnya.

“Saya melihat niat yang sangat tulus dari Pak Edy untuk membangun Sumut. Saya juga jadi terpanggil untuk ikut membantu hal tersebut,” ungkapnya.

Pendaftaran pasangan Edy Rahmayadi dan Ijeck ini diterima langsung oleh ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur Partai Hanura Sumut, Bahdin Nur Tanjung dan jajaran pengurus Hanura Sumut lainnya. Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Ijeck dan para koleganya langsung meninggalkan lokasi.

Tokoh muda Sumatera Utara, Musa Rajek Shah mengaku membutuhkan waktu yang sangat panjang sebelum menyetujui untuk mendampingi Letjen TNI Edy Rahmayadi maju di Pilgubsu 2018. Hal ini disampaikannya saat menyambangi para jurnalis di Jalan
“Ini sudah saya pikirkan sejak lama, jadi bukan datang tiba-tiba,” katanya.

Tokoh muda yang akrab disapa Ijeck ini menjelaskan, masuk ke dunia politik merupakan hal yang pada awalnya tidak pernah terpikir olehnya. Selama ini, ia mengaku lebih nyaman untuk berkecimpung dalam dunia bisnis dan juga dunia olah raga reli yang digelutinya. Namun beberapa tahun terakhir, tawaran untuk berkecimpung di dunia politik mulai datang dari Edy Rahmayadi yang sejak dulu menurutnya sudah dikenalnya.

“Saya kenal beliau sejak pangkat Letnan. Beliau dulu bilang, Jek kalau saya maju untuk memimpin Sumut saya ingin kamu mendampingi saya.

Kita korbankan kepentingan pribadi untuk mempersiapkan Sumatera Utara yang lebih baik untuk anak-anak cucu kita kedepan. Saat itu tidak langsung saya iyakan, tapi setelah berproses akhirnya saya yakin pak Edy bersungguh-sungguh. Karena yang saya tau beliau tidak pernah ingkar,” ujarnya.

Ijeck mengaku keputusannya menerima pinangan Edy akhirnya mantap setelah ia mendapat izin dari keluarga.

“Yang pertama saya minta izin kepada keluarga, orang tua. Kemudian sampai Shalat Istikharah dan umroh untuk minta petunjuk dan akhirnya saya menyatakan siap untuk mendampingi beliau,” ujar Ijeck. (SB/husni l)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.