Kampung Bali Jadi ‘Potret Sosial’ di Langkat
enurut catatan sejarah Kampung Bali di Langkat merupakan contoh toleransi yang bisa dijadikan rujukan. Karena mereka disana hidup saling berdampingan, muslim, nasrani dan hindu,” kata Lana, Sabtu (22/04/2017) sore.
Karena itu, Kafe Portet segera menjalankan misi peduli di Kampung Bali, Paya Tusam, Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada Senin (24/4) mendatang. Kegiatan ini adalah bagian dari misi ‘Potret Sosial’ yang berjalan rutin.
Penanggungjawab Potret Sosial, Lana Priatna menyebutkan, Sabtu (22/4) sengaja memilih lokasi Kampung Bali karena sejarah yang unik, sehingga bisa menjadi referensi pilihan wisata dan sejarah di Sumatera Utara.
Kini, umat Hindu yang berasal dari proses transmigrasi asal Bali tinggal 30 kepala keluarga saja. Mereka telah berbaur dengan 33 kepala keluarga muslim dengan damai.
“Mereka sangat damai. Berbuat segalanya secara bersama, saling mendukung untuk membangun kampung. Kami berusaha membantu memfasilitasi sarana dan prasarana di bidang keagamaan,” ujar Lana.
Sehingga nantinya, Kampung Bali bisa menjadi pilihan lokasi wisata, sejarah dan budaya di Provinsi Sumatera Utara. Kemudian, Potret Sosial kata Lana, juga akan membuka kelas inspirasi sebagai kepedulian di bidang pendidikan bagi anak-anak di Kampung Bali.
“Kami berharap tujuan kegiatan ini dapat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat banyak terutama di Kampung Bali,” kata Lana. (SB/01)