Tebing Sei Belawan Rawan Longsor, Masyarakat Namu Gajah Tuntungan Medan Terancam

Sentralberita|Medan~ Reses anggota DPRD Medan Kuat Surbakti, S. Sos dihadiri ratusan massa, Sabtu (25/03/2017) di Kelurahan Namu Gajah yang diberi nama “menjemput aspirasi “menerima berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat.

Dihadiri Camat Tuntungan  Gelora Ginting, Lurah Namu  Gajah Wujud Sitompul,  mewakili Dinas PU, Abiden, Dinas Kebersihan Mustafa  Munar, Dinas Kebersihan dan Pertmanan Warmin, secara bersma-sama dengan  anggota dari faksi PAN DPRD Medan ini  memberikan solusi atas berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat.

Dikelurahan Namun Gajah Kecamatan Tuntungan terungkap sampah  tak tertata dengan baik, bahkan seakan tempat pembuangan sampah di daerah itu. Hal ini disampaikan Wujud Sitompul. Sebagai Lurah Kampung Gajah dimohonkannya  agar sekitar seratus unit tong sampah dibutuhkan di daerahnya.

Menjawab hal ini, Kaut Surbakti berjanji akan menyampaikan kepada pihak terkait agar penataan sampah segera diatur dengan baik.” Kadisnya yang baru saat ini, kita harapkan agar lebih dinamis memperhatikan permasalahan di tengah masyarakat,”ujarnya.

Mewakili Dinas kebersiahan yang hadir dalam petemuan tersebut akan berupaya memberikan tong sampah. Tapi Warmin mengharapkan agar dijaga dengan baik, sehingga tidak saling mengisi sampah sembarangan.

Selin itu, Tebing Sungai Belawan rawan longsor bahkan sebagian dah terjadi longsor Jika hal tersebut tidak cepat teratasi akan mengancam kehidupan masyarakat yang berada di tepi tebing Sei. Belawan tersebut. Soal hal ini, Kuat dengan tegas menyampaikan kewenangan provinsi melalui Badan Wilayah Sungai (BWS). Meski demikian tetap menjadi catatan untuk disampaikan ke pihak yang berwewenang.

Hal lain yang terungkap pada reses I tahun 2017 anggota DPRD Medan Kuat Surbakti ini, permasalahan banyak jalan-jalan yang rusak dan berlobang-lobang. Demikian pula soal drainase sehingga jika hujan terjadi genangan air.

Soal perbaikan jalan dan drainase di Medan, anggota dua priode DPRD Medan ini mengungkapkan, saat ini  Pemko  telah menganggarkan 1 triliun dengan harapan tidak ada lagi yang tidak beraspal apalagi rusak.

“Silakan sampaikan data-data lengkapnya dan nantinya akan segera diperbaiki dan sebelumnya pun telah banyak aspirasi masyarakat melalui saya telah tersahuti”ujar Kuat, sekaligus usai reses mereka bersama Dinas PU Abiden langsung menyaksikan sebuah jalan yang terus tergenang air karena tidak adanya drainase. (SB/01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.