Kebakaran di Labura

Satu unit mobl kebakaran d labura (foto-SB/Wandi)
Satu unit mobl kebakaran d labura (foto-SB/Wandi)

Sentralberita| Labura~ Satu unit rumah bertingkat persisnya di samping puskesmas gunting saga di jalinsum Desa Sidua-dua, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Sumatera Utara, ludes dilalap si jago merah.

Jumat (4/11/2016) sekira pukul 8:15 wib. Api diketahui langsung membesar yang diduga korsleting akibat arus pendek listrik. Diketahui saat itu pemilik rumah, Zunaidah alias taing boru Sagala (60) seorang janda pensiunan dari puskesmas gunting saga sedang berada di pekarangan belakang rumahnya sedang menyapu halaman.

Saat mau masuk kerumah, korban terkejut api sudah membesar membakar seisi rumah. Spontan korban teriak histeris dan seketika tetangga dan warga sekitar langsung ramai membantu memadamkan api.

Saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, Hasanul Basri Sagala (62) Warga Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, abang kandung korban mengatakan “semua barang yang didalam rumah habis terbakar. Kecuali dua unit sepedamotor berhasil dikeluarkan”. Tandasnya.

Dijelaskan Hasanul pada awak media, saat ini adikku sedang pingsan dan syok belum bisa ditanyai. Korban memiliki empat orang anak, namun tidak ada yang tinggal dirumah lagi. Saat ini dia tinggal sendiri dirumah. Kerugian sampai saat ini belum bisa diketahui. Ucapnya.

Warga yang tinggal disekitar rumah korban bernama Udin Sitorus (48) mengatakan pada wartawan “kami lagi duduk diwarung saat itu, persis didepan rumah milik korban. Kami dengar korban teriak, dengan spontan kami langsung lari kelokasi dan melihat api sudah membesar. Pertama kami laporkan peristiwa ini pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labura, sebab jaraknya tidak begitu jauh dari sini. Mobil tanki air pun langsung turun kelokasi memadamkan api”. Ujarnya.

Lanjutnya, tak berapa lama turun ke lokasi empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dengan sigap dan dibantu warga sekitar, nyala api pun berhasil dipadamkan dan diantisipasi api tidak merembes kerumah lainnya. Tandasnya. (SB/Wandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.