Medan Baru dan Medan Selayang Raih Emas Menembak

porkot-3Sentralberita| Medan~Kecamatan Medan Baru dan Medan Selayang menjadi yang terbaik dalam gelaran cabang olahraga menembak Porkot Medan ke-8 2016.
Kedua kecamatan tersebut masing-masing berhasil meraih satu emas dan satu perak pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Sumut Gaperta Medan, kemarin.
Ketua Pantia Pelaksana M Ilham mengungkapkan, pertandingan untuk cabang menembak digelar selama tiga hari sejak 27 hingga 29 Oktober 2016. Pertandingan ini diikuti oleh 58 atlet tembak yang berasal dari 11 kecamatan di kota Medan.
Kecamatan Medan Baru yang bersaing ketat dengan Medan Selayang, berhasil meraih medali emas lewat atlet tembak Masmur Sitepu di nomor pertandingan Air Pistol Putra Senior. Masmur yang merupakan atlet PON Sumut bersaing dengan atlet binaan KONI Medan lainnya, Adrianto asal Kecamatan Selayang. Masmur yang menang pengalaman akhirnya meraih poin 568 sedangkan Adrianto meraih poin 540. Di nomor bergengsi ini, Medan Selayang juga meraih perunggu lewat Andara.
Sementara ambisi Medan Selayang untuk memperoleh medali emas akhirnya tercapai setelah Alfi Navais sukses menjadi yang terbaik di nomor bergengsi lainnya, yakni Air Pistol Putri Senior. Ia menang dengan poin 352, mengalahkan dua seniornya masing-masing Treylia Sagala dan Sonya, keduanya berasal dari Medan Helvetia. Trelina hanya mampu meraih poin 340 sedangkan Sonya harus puas di posisi ketiga dengan poin 336.
Ketua Bidang Hukum KONI Medan, Fadillah Hutri Lubis, yang mewakili Ketua KONI Medan, saat menutup pertandingan pada Sabtu (29/10) sore, menyambut baik persaingan yang terjadi antara sesama atlet. Menurutnya, hal ini menggambarkan kalau atlet-atlet kota Medan sudah mampu bersaing di arnea pertanidngan.
“Pertandingan Porkot Meda ini dimaksudkan untuk memotivasi para atlet untuk terus meningkatkan prestasinya. Jangan dianggap pertandingan ini hanya sebagai seremoni saja,” katanya.
Diungkapkannya, dari pentas Porkot ini, diharapkan empat tahun ke depan jumlah atlet tembak asal Medan akan bertambah untuk mewakili Sumatera Utara bertanding di PON Papua. “Ini menjadi tanggung jawab bersama. Dan Perbakin diharapkan terus melakukan pembinaan atletnya dengan serius. Persiapan PON Papua sudah dimulai dari sekarang,” tambah Fadillah lagi, seraya menutup gelaran pertandingan cabang menembak secara resmi.
Usai seremoni penutupan, seluruh atlet tembak yang mengikuti Porkot langsung mendapat wejangan dan nasehat dari Penasehat Perbakin Sumut, THD Panggabean. Pria yang juga merupakan pelatih tembak senior di Sumut ini mengingatkan para atlet untuk tidak cepat puas dengan apa yang telah diraih.
Ia menekankan, atlet yang belum meraih prestasi, khususnya yang masih berusia di bawah 19 tahun, merupakan bakal calon atlet berprestasi yang dimiliki kota Medan dan Sumut. Karena itu, ia berharap ke depannya untuk terus meningkatkan porsi latihan.
“Porkot adalah penjaringan pertama untuk menuju PON di Papua. Karena itu, kalian semua harus lebih meningkatkan latihan dan lebih serius lagi. Kami berharap ada empat atlet yang nantinya mampu bersaing di PON Papua. Jangan lupa latihan dan pelihara fisik,” terang Panggabean.
Ia sangat gembira karena peserta Porkot kali ini lebih didominasi oleh atlet yang masih berusia dibawah 20 tahun. Karena dengan begitu, regenerasi atlet tembak di Medan terus berjalan sesuai dengan yang diharapkan. (SB/01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.