Syahrini Pamerkan Tas Termahal

Sentralberita| Jakarta~ Bicara tentang Syahrini, tak diragukan bila penyanyi cantik ini selalu tampil dengan barang fashion high-end dalam setiap penampilannya. Pun ketika ia berpelesir ke Amerika Serikat, penyanyi yang dijuluki Princess Syahrini itu pun tak ketinggalan membawa tas Hermes mewah di tangannya.

Syahrini memamerkan tas mewah dari seri Birkin tersebut kepada 18 juta lebih followers di Instagram. Tas Hermes Birkin Himalayan Nilo Crocodile ini pun menjadi salah satu seri termewah yang dikeluarkan oleh brand asal Paris itu.

Tak hanya Syahrini, selebriti dunia seperti Victoria Beckham hingga Kim Kardashian memiliki jenis tas yang sama. Tentu harga tas ini tak murah. Melihat dari berbagai sumber, tas Birkin ala Syahrini dibanderol US$ 12.000 atau sekitar Rp 160 jutaan. Walau harganya selangit, menurut Daily Mail, orang-orang tetap perlu masuk daftar tunggu untuk dapat memilikinya.
Penampilan Syahrini Pakai Tas Hermes Seharga Mobil Saat Liburan di LATas Hermes Syahrini. Foto: Instagram
Di tahun 2016, tas dengan jenis yang serupa dilelang di pelelangan Christie dan berhasil terjual pada seorang pembeli misterius di Hong Kong sampai harga US$ 300 ribu atau Rp 4 miliaran. Dengan harga tersebut, tas itu lantas menjadi yang termahal dari Hermes saat ini.
Penampilan Syahrini Pakai Tas Hermes Seharga Mobil Saat Liburan di LATas Hermes Syahrini.

Hermes Birkin berharga selangit itu adalah salah satu yang terlangka. Pasalnya, tas Hermes Birkin Himalayan Nilo Crocodile dibuat dari kulit buaya albino di Sungai Nil. Tak hanya itu, bagian pengaitnya dikemas mewah dengan emas putih dan 245 berlian.

“Berlian 30 cm dari Birkin Himalaya ini adalah yang terlangka dan tas tangan yang paling diinginkan di dunia. Warnanya menggambarkan pegunungan Himalaya yang megah. Proses pewarnaannya memakan waktu berhari-hari, makin cerah warnanya, makin sulit prosesnya. Ini adalah tas terlangka, paling spektakuler yang pernah dibuat oleh Hermes,” ungkap Jane Finds, seorang kolektor Hermes kepada Vogue di tahun 2014.(SB/dtc)

Comments