Pengusaha Boat di Labura Raih Rezki di Idul Fitri

Penumpang dan sepeda motor yang dibawa hendak diturunkan di tangkahan Dusun Teluk Ketapang (foto-SB/Husni L)

Sentralberita| Labura~ Pengusaha boat di Desa Teluk Ketapang dan Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhan Batu Utara benar-benar meraih kemenangan.

Selain meraih kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan, juga para pengusa boat di desa tersebut meraih kemenangan, karena pada Idul Fitri tersebut rezki yang diraih cukup besar dibanding hari-hari sebelumnya.

Seorang remaja terlihat melakukan pemotretan Sei Kualuh dan melihat hasil fotonya dia tas boat yang sedang melaju (foto-SB/Husni L)

Desa Teluk Binjai tepatnya di Dusun Teluk Ketapang dengan Desa Kuala Bangka meruapakan dua desa tetangga yang dibatasi oleh Sungai Kualuh. Selain usaha masyarakat di dua desa tersebut ada yang bertani, kebun sawit dan berdagang, juga menyediakan pengakutan melalui boat khususnya untuk menyeberang menuju ibu kota Labura (Aekkanopan) dan tujuan-tujuan lainnya terutama mengunjungi sanak keluarga dan bagi yang muda-muda mudi menikmati Hari Gembira (Hagab) di Desa Gunting Saga dan Desa tanjung Pasir.

Mengangkut masyarakat yang betrpergian dari Kecamatan kualuh Hilir tersebut ke tujuan dimaksud, boat penyedia layayanan masyarakat mulai lebaran pertama dan diperkirakan seminggu ini, para pengusaha boat mengais rezki yang cukup besar.

Hari-hari itu merupakan kerbanggaan tersediri, setidaknya pengusa boat yang ada disana perharinya mendapat berkisar 4-6 juta rupiah.
“Lumayan rezki kami sekitar seminggu lebaran ini,ujar “Icik dan Suganda, Selasa (27/06/2017).

Bahkan tahun-tahun sebelumnya penghasilan diatas penghasilan tahun ini. “Dulunya mereka ada mendapat mencapai sampai sepuluhan juta rupiah,”ujar Butet yang dulunya suaminya pengusaha boat.

Boat itu selein mengangkut warga yang seberang, juga mengangkut sepeda motor yang ongkosnya 20 ribu rupiah, ditambah ongkos orangnya. Tapi bagi yang kenal ongkos orangnya dibebaskan. Maklum dua desa tersebut jaringan kekluargaannya masih kuat.

Ramainya setiap tahun, karena dengan jalan melalui Desa Teluk Binjai itu yang lebih cepat di banding melalui jalan Lintas Turganda dan lintas Jalan Tanjung Ledong. Dan jalan yang dilewati pun lumayan lebih baik di banding tahun sebelumnya.

“Tapi kalau hujan datang, jalan dari Dusun Teleuk Ketapang cukup jelek yang selama ini kurang mendapat perhatian,”ujarnya seraya mengharapkan agar jalan  tersebut diperhatikan agar masyarakat lebih gampang menjalankan roda prekonomiannya. (SB/Husni L)

Comments

Tinggalkan Balasan