Pemkab Sergai Permudah Akses Informasi dan Aspirasi Masyarakat

 zx-1Sergai, (Sentral Berita)- Memasuki masa 100 hari kepemimpinan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dan Wakil Bupati Darma Wijaya ditandai dengan diluncurkannya enam program inovasi pelayanan publik yang berbasis teknologi informasi. Salah satu program layanan ini merupakan hasil kerja sama dengan Kantor Staf Presiden RI.

Peluncuran keenam inovasi oleh Bupati  dan Wabup Segai ini turut dihadiri Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar ST, Tenaga ahli Kantor Staf Presiden RI Mas M. Gibran Sesunan SH, Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto SIK, M.Si, Kajari Sergai Erwin Panjaitan SH, mewakili Kapolres Tebing Tinggi, Direktur Yayasan Bitra Indonesia Wahyudhi dan pimpinan SKPD terkait. Acara ini juga  dirangkaikan dengan peningkatan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan desa dalam pengelolaan sistem informasi desa yang dihadiri 237 kepala desa se-Kabupaten Sergai bertempat di Aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Rabu (1/6).

  Enam program inovasi yang diluncurkan yakni PAK BEBI (Penyerahan Akta Kelahiran Bebas Biaya) akta ini langsung diserahkan saat bayi baru lahir, LAPOR (Layanan Pengaduan Online Rakyat) yang merupakan layanan pengaduan langsung kepada presiden, SID (Sistem Informasi Desa), Surat perintah pencairan dana (SP2D) 1 jam, Persi Baru ( Penerimaan Siswa Baru) secara online serta Pusat Layanan Informasi Masyarakat yang berbasis teknologi (PPID dan Media Center).

 Bupati Ir. H. Soekirman dalam sambutannya mengemukakan bahwa bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila hari ini hendaknya dijadikan sebuah kelahiran kembali bagi kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini menjadi kabupaten yang menguasai dan memanfaatkan teknologi secara optimal agar berguna bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemajuan kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut Bupati Soekirman mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan teknologi informasi khususnya media sosial untuk hal-hal yang positif, salah satunya adalah untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Dengan adanya optimalisasi SID di 237 desa di Sergai diharapkan informasi keunggulan desa baik dari segi produk, potensi wisata dan hasil UMKM dapat dipromosikan lewat website desa masing-masing selain untuk mendapatkan informasi maupun layanan dari pemerintahan desa.

Berbagai terobosan pelayanan publik yang dilaksanakan mulai dari tingkat desa sampai kepada pelayanan SKPD diharapkan akan mendukung program kerja Pemkab Sergai khususnya dalam memperbaiki kinerja pelayanan publik dengan mengedepankan peran serta masyarakat sebagai input dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif.

Kepada para Kepala Desa se-Sergai diminta untuk mengedepankan prinsip transparasi dan akuntabilitas keuangan desa yang pengelolaannya bersifat swakelola dan padat karya. Dengan mengoptimalkan SID, website desa dapat dijadikan sebagai media penyampaian informasi APBDes kepada masyarakat, pungkas H. Soekirman.(SB/jhontob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.