Kapolres Madina Bersama PJU Psikoedukasi di SMAN 2 Plus: Pelajar dan Guru Termotivasi

sentralberita | Madina ~  Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK bersama para Pejabat Utama (PJU) melakukan Psikoedukasi di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan. Kegiatan tersebut membawa pelajar termotivasi ke arah yang lebih baik.

Psikoedukasi tersebut berlangsung hari ini, Rabu (12/6/2024) mulai pukul 07.00 Wib hingga selesai.

Kepala Sekolah, Hendri M.Pd, guru dan ratusan pelajar riang gembira menyambut Kapolres Madina, PJU dan personel. Mereka menyambut dengan persembahan tarian tradisional dan gordang sambilan.

Psikoedukasi dari Polres Madina diisi berbagai macam satuan, mulai dari Satuan Narkoba, Lalu Lintas, Kriminal, Binmas serta tata cara dalam menggapai hidup sukses seperti bergabung dengan keluarga besar Polri.

Kapolres Madina menyampaikan, perjuangan atau usaha tidak boleh kendor dalam mencari jati diri demi masa depan yang baik dan cerah.

“Kenakalan remaja terlibat narkotika, tertib berlalu lintas perlu disampaikan kepada adik-adik sekalian, karena itu modal awal untuk mencapai kesuksesan,” kata AKBP Arie Sofandi Paloh.

Baca Juga :  Saat Rapat Paripurna, DPRD Medan Minta Walikota Evaluasi Jabatan Kadishub Medan

Arie menerangkan, contoh kenakalan remaja terutama tawuran yang mengakibatkan luka atau cacat fisik permanen merupakan salah satu bentuk tindakan yang akan menyebabkan rekan rekan tidak bisa mendaftar menjadi anggota Polri.

Selain itu, menurut Kapolres Madina, perbuatan negatif bukan hanya kita saja yang mempertanggungjawabkan sendiri, karena itu bisa berdampak terhadap keluarga, teman dan orang terdekat sekalipun.

“Kami harapkan apa saja yang kami sampaikan bisa didengar dan diterapkan oleh adik-adik sekalian. Kalian bersikap baik, mau berusaha dan patuh pada kedua orangtua. Yakinlah kalian akan sukses,” imbuhnya.

Terakhir, Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2005 itu menyampaikan kepada pelajar SMAN 2 Plus dan pelajar lainnya agar mempersiapkan diri untuk bergabung di keluarga besar Polri melalui jalur seleksi manapun.

Baca Juga :  Di Madina, Seorang Isteri 3 Bulan Nikah Masih Perawan, Akhirnya Cerai Di Pengadilan

“Kami membuka peluang bagi siswa dan siswi untuk mendaftar dalam seleksi Akpol, Bintara dan Tamtama. Ada Juga SIPSS yaitu daftar polisi melalui jalur sarjana S1. Tidak ada yang tidak mungkin jika kalian belajar dengan sungguh sungguh sehingga karir bisa dilihat sedari dini,” ungkapnya.

Kepala Sekolah SMAN 2 Plus Panyabungan, Hendri menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Madina dan jajaran yang telah peduli dalam menata masa depan generasi muda yang lebih cerah dan cerdas.

Dia menyebut, Psikoedukasi itu membuat pelajar dan guru merasa termotivasi untuk bangkit dalam bersaing sehat untuk menggapai kesuksesan.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Kapolres Madina dan jajarannya. Kami harap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan agar setiap pelajar mempunyai gambaran dalam menata masa depan yang lebih cerah,” imbuhnya.(AFS)