Kloter 11 Diberangkatkan ke Tanah Suci, Kakanwil Kemenagsu H. Ahmad Qosbi Harapkan Tidak Ada Lagi yang Membawa Dosa Pulang

sentralberita|Medan~ Kakanwil Kemenagsu yang juga sebagai Ketua PPIH Embarkasi Medan, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM melepas keberangkatan sebanyak 354 Jamaah Calon Haji (JCH) dan petugas haji pada kloter 11, Jumat (24/5/2024) sore ini dari Embarkasi Asrama Haji Medan.

Jumlah JCH tersebut berasal dari Kabupaten Batubara sebanyak 250 orang, Kabupaten Nias Utara 2 orang dan dari kota Medan 94 orang ditambah petugas daerah dan petugas pusat. Diantara para jamaah diberangkatkan yakni termuda berusia 18 tahun atas nama Tadzkia Amada Hasibuan, jamaah tertua usia 85 tahun atas nama Mustari Bin Wongsorjo.

Presesi menuju keberangkatan kloter 11 yang merupakan keberangkatan pertama gelombang kedua Embarkasi Medan tersebut terlebih dahulu makan siang, setelah makan siang dilajutkan shalat Jum’at, masuk ke Aula Madinatul Hujjaj melalui pintu XRAY sekitar 13.55 – 14.25 30 Menit. Jamaah Calon Haji mulai meninggalkan Asrama Haji menuju bandara 15.25 – 16.25 menit.

Selanjutnya jamaah naik pesawat take off pukul 17.55 wib. Namun pesawat Garuda Delay 5 jam, padahal jamaah calon haji Embarkasi Medan telah memakai kain ihram tiba di Bandara Jeddah tinggal niat umrah saja, langsung diberangkatkan ke Mekah.

Dihadiri PJ Bupati Batu Bara diwakili Asisten I Rusian Heri, Kabag Kesra Yusrizal, Kakankemenag Batu Bara H. Sakoanda Siregar, S.Ag Kasubbag TU H. Sahidin, M.Pd Kepala Kantor Kemenag Nias Utara, Yamamoni Laoli serta Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara H. Arnan Lubis, M. Sos, H. Ahmad Qosbi menyampaikan, kloter 11 gelombang kedua kalau yang diawal turunnya ada yang di Madina balik lagi ke Makkah, ada yang di Jeddah.

Baca Juga :  Polres Tanjung Balai Laksanakan Safari Da'wah Tausiah Harkamtibmas Subuh di Mesjid Silaturahim

Alhamdulillah seluruh gelombang dua mulai dari kloter 11-25 semua mendaratnya di Jeddah. Karena mendaratnya di Jendah tentunya para jamaah mikot, memulai niat ihram itu di Jeddah. Karena waktunya di Jeddah tidak luas, maka disuruh memakai ihram agar nantinya di Jeddah tinggal membuka celana, beruduk dan sholat dan mikot. Kemudian Indonesia ini haji Tamadduk.

Selanjutnya, Kakanwil Kemenagsu itu mengungkapkan, tahun ini merupakan pelayanan terbaik yang dilakukan pemerintah. Sebagai tamu Allah, jangan segan-segan, jangan takut, jangan malu minta tolong kepada petugas haji.”Karena rangkaian ibadah ini rangkaian ibadah fisik, kita tanamkan niat semua jamaah kloter 11 bersatu padu menyatu bersaudara,”ujarnya.

Kepada petugas, Qosbi menegaskan diangkat meruapakan kemulian sebagai petugas tamu Allah, ikhlas, jujur, kerja keras, kerja tulus, kerja tuntas Insya Allah, Allah memberikan kemudahan-kemudahan untuk mengurus dan melayani tamu Allah. Niat mulai sekarang diluruskan sehingga tidak ada yang payah, tidak ada yang berat semuanya akan diberikan Allah pertolongan lewat kudrat dan iradatNya.

Selanjutnya disampaikannya bagi yang sudah berangkat mau berangkat lagi masa tunggunya untuk boleh mendaftar selama 10 tahun. Karena itu, Kakanwil Kemengsu ini mengimbau kepada jamaah haji agar melaksanakan seluruh ibadah haji. Lebih lebih ketika wukuf jangan tidur, jangan kombur, jangan merokok-rokok, laksanakan seluruh sholat sunat, baca alquran, berzikir. Kalau ngantuk, pigi lagi berwuduk, laksanakan sholat sunat lagi.

Baca Juga :  Polres Tanjung Balai Bersama Forkopimda Hadiri Perayaan Natal Oikumene Tahun 2023 Umat Nasrani

“Saya berharap kloter 11 ini tidak ada lagi yang membawa dosa pulang. Kita ini kan berdosa yang pigi ini, termasuk petugas pun berdosa ini, makanya kita pigi berhaji ketanah suci untuk membersihkan hati, membersihkan dosa dan membersikan dari kesalahan yang kita lakukan selama ini, tidak ada lagi yang membawa dosa semuanya sudah bersih,”ujar alumnus UISU tersebut.

Diaakhir sambutannya menyampaikan atas nama pemerintah mendoakan agar diberikan kesehatan dan keselamatan, kekuatan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji, untuh berangkat, utuh pulang, semoga ridha Allah menyertai bapak ibuk sekalian.

Asisten I Rusian Heri menyampaikan, jamaah haji meruapkan suatu kehormatan yang telah mendapat panggilan Allah SWT, karenanya seluruh rangkaian kegiatan ibadah haji dapat ditunaikan dengan sempurna dan menitipkan jamaah haji kloter 11 agar dapat menjalan tugasnya sebaik baiknya.Kepada calon haji agar tidak lupa dapat mendoakan negeri tercita dapat perlindangan dari Allah SWT, terbebas dari bencana dan mampu menyeseikan berbagai permasalahan yang tengah dihadapi. (SB/01)